Cara uji penetrasi lapangan dengan Standard Penetration Test

Standard Penetration Test (SPT) adalah suatu metode uji yang dilaksanakan bersamaan dengan pengeboran untuk mengetahui, baik perlawanan dinamik tanah maupun pengambilan contoh tidak terganggu (Undisturbed Sampe, UDS) dengan teknik penumbukan. Berikut ini langkah-langkah yang dilakukan bagaimana Cara uji penetrasi lapangan dengan Standard Penetration Test

Pengeboran tanah dilakukan untuk mendapatkan drilling log stratifikasi tanah, pengambilan sampel tanah tak terganggu (undisturb sampling) dan pengujian Standard Penetration Test (SPT), untuk mendapatkan daya dukung tanah dan properti tanah — at Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Uji SPT terdiri atas uji pemukulan tabung belah dinding tebal ke dalam tanah, disertai pengukuran jumlah pukulan untuk memasukkan tabung belah sedalam 300 mm vertikal.

Dalam sistem beban jatuh ini digunakan palu dengan berat 63,5 kg, yang dijatuhkan secara berulang dengan tinggi jatuh 0,76 m.

Cara uji penetrasi lapangan dengan Standard Penetration Test

Langkah Pengujian Penetrasi Lapangan

Pelaksanaan pengujian dibagi dalam tiga tahap, yaitu berturut-turut setebal 150 mm untuk masing-masing tahap.

Tahap pertama dicatat sebagai dudukan, sementara jumlah pukulan untuk memasukkan tahap ke-dua dan ke-tiga dijumlahkan untuk memperoleh nilai pukulan N atau perlawanan SPT (dinyatakan dalam pukulan per 0,3 m).

Sesuai Standard Nasional Indonesia bisa anda dapatkan penjelasannya disini : Download SNI 4153:2008, Cara uji penetrasi lapangan dengan SPT
Untuk informasi tentang Cara uji penetrasi lapangan dengan Standard Penetration Test dan layanan Jasa Survey Geoteknik lainnya, silahkan hubungi:

PT Hesa Laras Cemerlang

Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
Jl. Condet Raya No. 27,  Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia
Email: kontak@hesa.co.id
Telp: (021) 8404531

Atau tinggalkan pesan dibawah ini:

Tinggalkan Pesan

[recaptcha]