![]() |
PT. HESA LARAS CEMERLANG | |
|---|---|---|
| Structural Assessment & Forensic Engineering Division | ||
| Nama Pekerjaan | Assessment Plat Lantai Gedung Kementerian HAM RI | |
| Waktu | Februari 2025 | |
| Klien | PT Mitraplan Konsultan | |
| Lokasi | Jakarta | |
| Tujuan Pekerjaan | Mengetahui kekuatan pelat lantai di bagian tertentu gedung sehubungan dengan rencana penambahan beban operasional. Investigasi ini bertujuan memastikan struktur mampu memikul beban tambahan tanpa melewati batas layan (serviceability limit) dan keamanan konstruksi. | |
| Ruang Lingkup Pekerjaan |
|
|
| Catatan Engineering HESA |
Pekerjaan ini merespon kebutuhan penambahan beban yang direncanakan pada pelat lantai eksisting. Tim lapangan melakukan korelasi antara data visual retakan dengan kekuatan material di bawah permukaan. Penggunaan core drill dilakukan untuk mengambil sampel fisik silinder beton guna menghindari bias data jika hanya mengandalkan pengujian permukaan (NDT). Data kuat tekan hancur (fc’) dari laboratorium menjadi parameter utama dalam analisis kapasitas sisa struktur pelat kementerian.
|
|
Analisis Teknis: Validasi Kapasitas Pelat Lantai Terhadap Beban Tambahan
1. Pemeriksaan Visual dan Pola Kerusakan (Structural Mapping)
Langkah awal di site difokuskan pada penyisiran pelat lantai untuk menemukan indikasi kelelahan struktur. Munculnya retak rambut (hairline crack) atau lendutan (deflection) pada bentang pelat perlu diperhatikan sejak awal karena dapat memengaruhi distribusi gaya saat beban tambahan diterapkan. Tim mendokumentasikan setiap titik yang dicurigai mengalami pelemahan guna menentukan lokasi pengambilan sampel core drill yang paling mewakili kondisi terburuk struktur eksisting.
2. Investigasi Material dan Uji Inti Beton (In-situ Core Testing)
Pengujian kekerasan permukaan (Hammer Test) dilakukan secara menyebar untuk melihat keseragaman kualitas beton pada pelat. Untuk mendapatkan angka pasti kekuatan beton, tim melaksanakan pengeboran inti (core drill) pada titik-titik strategis. Metode ini memberikan gambaran riil mengenai ketebalan pelat dan kualitas agregat di dalamnya. Sampel silinder yang didapat kemudian diuji tekan hancur di laboratorium untuk memastikan bahwa mutu beton aktual masih memenuhi standar perencanaan beban baru yang diusulkan oleh pihak pengguna gedung.
3. Rekomendasi Teknis Kelaikan Struktur
Data hasil pengujian laboratorium disinkronkan dengan pemodelan struktur untuk mengetahui margin keamanan (safety margin) pelat lantai. Analisis diarahkan pada ketahanan terhadap geser pons (punching shear) di area tumpuan kolom dan tegangan lentur di tengah bentang.
Dokumentasi Teknis Lapangan
Rangkaian kegiatan di site mencakup audit visual, pemetaan retak, dan pengujian material beton baik secara non-destruktif maupun pengambilan sampel inti pada struktur pelat lantai Gedung Kementerian HAM RI.
Site Reconnaissance & Mapping Observasi visual pada pelat lantai untuk mengidentifikasi keberadaan retak dan lendutan fisik sebelum pengujian. |
|
Concrete Core Drilling Pelaksanaan pengeboran silinder beton di site guna pengambilan sampel material untuk uji tekan laboratorium. |
Concrete Specimen Retrieval Hasil sampel silinder beton (core drill) yang menunjukkan tebal pelat dan integritas agregat di dalam struktur. |
Hammer Test Investigation Pengujian kekerasan permukaan beton secara menyebar untuk memverifikasi keseragaman kualitas beton pelat. |
|
Layanan Audit Struktur & Assessment Bangunan Gedung
PT Hesa Laras Cemerlang menyediakan solusi rekayasa komprehensif untuk pengujian kelaikan fungsi bangunan gedung eksisting. Dengan dukungan instrumentasi NDT dan laboratorium yang lengkap, kami menghadirkan rekomendasi teknis yang akurat untuk mendukung rencana renovasi, peningkatan beban, maupun audit keselamatan struktur berkala.
PT Hesa Laras Cemerlang
- Email: kontak@hesa.co.id
- Hotline: 08118889409 / 081291442210
