![]() |
PT. HESA LARAS CEMERLANG Mining Infrastructure & Geotechnical Engineering – 2024 |
![]() |
|---|---|---|
| Geotechnical Investigation & Water Management System ISP Talio | ||
| Nama Pekerjaan | Geotechnical Investigation & Water Management System ISP Talio | |
| Waktu Pelaksanaan | Maret 2024 | |
| Klien | PT Suprabari Mapanindo (Group Astra) | |
| Tujuan Pekerjaan | Merancang pengembangan kawasan jetty terintegrasi di Barito Selatan untuk mendukung operasional coal handling sistem hybrid. Proyek ini bertujuan mensinkronkan DED eksisting dengan rencana perluasan kawasan, memastikan platform jibcrane bebas dari kendala sedimentasi sungai, serta mendesain sistem manajemen air (water management) yang efektif untuk keberlanjutan operasional site. | |
| Ruang Lingkup Pekerjaan |
|
|
| Catatan Engineering Hesa |
Kondisi geoteknik di Barito Selatan menuntut pendekatan khusus pada interaksi struktur dermaga dan dinamika sungai. Tantangan utama di ISP Talio bukan hanya daya dukung tanah untuk beban stockpile yang masif, tetapi juga laju sedimentasi yang mengancam operasional jibcrane. Strategi HESA mengintegrasikan data batimetri terbaru untuk memodelkan platform jibcrane yang adaptif terhadap perubahan kedalaman sungai, sekaligus merancang sistem drainase terpadu guna mencegah erosi permukaan serta mengelola polutan air sisa pematangan lahan sesuai standar lingkungan pertambangan.
|
|
Pengembangan Kawasan ISP Talio: Integrasi Geoteknik dan Efisiensi Logistik Batubara
Pengembangan kawasan Site ISP Talio di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, merupakan langkah strategis PT Suprabari Mapanindo dalam memperkuat kapasitas logistik batubara. Menghadapi karakteristik tanah khas Kalimantan dan dinamika arus Sungai Barito, PT Hesa Laras Cemerlang ditunjuk untuk melakukan investigasi geoteknik komprehensif dan merancang sistem manajemen infrastruktur yang presisi. Proyek ini krusial untuk memastikan transisi sistem coal handling hybrid berjalan mulus tanpa kendala teknis pada fasilitas jetty maupun area penumpukan.
Sinkronisasi DED dan Solusi Sedimentasi Platform Jibcrane
Masalah klasik pada jetty di sungai beraliran besar adalah pendangkalan akibat sedimentasi yang menghambat pergerakan jibcrane. HESA melakukan pendekatan rekayasa melalui sinkronisasi Detailed Engineering Design (DED) yang sudah ada dengan rencana perluasan kawasan. Dengan menggabungkan data topografi 24 Ha dan investigasi tanah mendalam, kami merancang platform jibcrane yang diposisikan secara strategis untuk meminimalisir dampak pengerukan (dredging) berulang, sehingga menjamin efisiensi biaya operasional jangka panjang bagi klien.
Fase Strategis: Pengembangan Kawasan Jetty ISP Talio
HESA menerapkan metodologi desain end-to-end untuk memastikan seluruh aspek infrastruktur saling terintegrasi:
Fase 1: Comprehensive Site Investigation
Eksekusi survey topografi RTK, batimetri, serta Soil Investigation (Boring & SPT) untuk memetakan kondisi fisik kawasan secara akurat.
Fungsi Output: Menghasilkan model medan digital dan profil tanah sebagai dasar perhitungan stabilitas pondasi struktur jetty dan konveyor.
Fase 2: Infrastructure & Layout Design
Perencanaan tata letak jalan, stockpile, dan desain struktur dermaga untuk operasional jibcrane termasuk sistem handling hybrid.
Fungsi Output: Memberikan blueprint konstruksi yang mengoptimalkan aliran logistik dari area tambang menuju kapal pengangkut (barge).
Fase 3: Water Management & Utilities
Desain saluran drainase primer-sekunder, water pond, dan sistem penerangan kawasan terpadu.
Fungsi Output: Memastikan manajemen limpasan air hujan terkendali untuk mencegah longsoran lereng dan memenuhi ambang batas lingkungan.
Metodologi Rekayasa Terapan
Asesmen dan desain yang dilakukan HESA berfokus pada ketahanan infrastruktur pertambangan di medan ekstrem:
- Geotechnical Modeling: Analisis data Boring SPT digunakan untuk menentukan kedalaman tiang pancang (pile depth) pada struktur dermaga guna menahan beban dinamis jibcrane dan gaya tekan lateral sungai.
- Bathymetry Mapping: Survei profil dasar sungai digunakan untuk menentukan lokasi optimal berthing kapal guna menghindari zona sedimentasi aktif.
- Hydrological Analysis: Perhitungan debit air kawasan seluas 24 Ha untuk menentukan dimensi saluran drainase dan volume settling pond agar operasional site tidak terganggu oleh banjir atau genangan.
Dokumentasi Investigasi & Pekerjaan Lapangan
Penyelidikan Tanah: Pengambilan Sampel melalui Boring & SPT
|
Survey Topografi Presisi Menggunakan Teknologi RTK
|
Pengukuran Detail Situasi Kawasan dengan Total Station
|
Pembuatan Bench Mark (BM) Sebagai Titik Ikat Koordinat Proyek
|
Konsultan Spesialis Desain Infrastruktur Pertambangan & Geoteknik
PT Hesa Laras Cemerlang membantu perusahaan pertambangan dalam merancang infrastruktur logistik yang tangguh dan efisien. Dengan dukungan teknologi investigasi mutakhir dan keahlian rekayasa geoteknik, kami memastikan setiap proyek infrastruktur jetty Anda memiliki fondasi teknis yang kuat dan berkelanjutan.
PT Hesa Laras Cemerlang
- Email: kontak@hesa.co.id
- Hotline: 08118889409 / 081291442210


