Daftar Isi
Uji korosi tulangan beton merupakan salah satu bagian yang harus dilaksanakan oleh pemeriksa lapangan dalam pekerjaan audit building untuk memetakan kerusakan yang sudah terjadi dan potensi kerusakan yang kemungkinan besar akan terjadi.
Half Cell Potential Test untuk Uji Korosi Tulangan Beton
Uji korosi tulangan beton merupakan salah satu bagian yang harus dilaksanakan oleh pemeriksa lapangan dalam pekerjaan audit bangunan untuk memetakan kerusakan yang sudah terjadi dan potensi kerusakan yang kemungkinan besar akan terjadi. Pertanyaan kritis: apakah tulangan baja dalam beton masih dalam kondisi aman, atau sudah mengalami korosi progresif yang mengancam integritas struktur?
Salah satu metode NDT adalah uji korosi tulangan dalam beton dengan menggunakan prinsip half cell potential dengan alat keluaran proceq yaitu CANIN+ (corrosion analysis).

CANIN+ dengan batang half-cell mengukur potensi korosi pada tulangan baja di dalam beton baja mengacu pada metode yang dijelaskan dalam berbagai standar (misalnya ASTM C876-91).

Skematik alat seperti pada gambar berikut:

Metode Pengukuran Canin+ untuk Uji Korosi Tulangan Beton
Untuk mengukur voltase ini, perlu menghubungkan kabel ground ke bagian yang terbuka dari tulangan baja di dalam beton. Pembacaan dilakukan dengan menempelkan batang half-cell pada permukaan beton yang sudah diberi tanda misalkan titik-titik dengan grid berjarak tertentu. Hasil pembacaan akan ditampilkan pada unit display sebagai grafik beda potensial.
Dalam praktik lapangan, hasil pengukuran potensi korosi ini menjadi basis keputusan perbaikan yang konkret. Nilai potensial negatif yang tinggi menunjukkan area dengan risiko korosi tinggi yang memerlukan intervensi cepat, sementara nilai yang lebih rendah mengindikasikan kondisi yang masih relatif aman untuk operasi berkelanjutan. Tanpa pengukuran yang akurat, Anda berisiko mengambil keputusan perbaikan yang tidak tepat—baik menghabiskan biaya untuk perbaikan yang sebenarnya belum mendesak, atau mengabaikan area dengan korosi kritis yang bisa menyebabkan kegagalan struktur.
Prinsip Pengukuran
Prinsip pengukuran Resistivitas pada Canin+ untuk Memperkirakan Potensi Korosi Tulangan dalam Beton adalah sebagi berikut
CANIN + dengan probe resistivitas mengukur tahanan (resistivity) listrik pada beton sesuai dengan prinsip Wenner. Gambar di bawah menunjukkan secara skematik prinsip pengukuran resistivitas dan rumus yang digunakan oleh instrumen untuk menghitung dan menampilkan nilai resisitivitas.

Resistivitas beton adalah indikator penting dari kelembaban dan kondisi lingkungan internal beton. Beton dengan resistivitas rendah (biasanya <100 Ω·cm) menunjukkan kelembaban tinggi dan kondisi yang sangat kondusif untuk korosi tulangan. Pengukuran resistivitas ini dikombinasikan dengan data potensial korosi memberikan gambaran menyeluruh tentang risiko korosi—bukan hanya keberadaan korosi saat ini, tetapi juga kecenderungan korosi di masa depan.
Photo dokumentasi di bawah ini menunjukkan cara pengukuran Canin+ untuk mengetahui potensi korosi pada tulangan dalam beton.
Pengolahan data selanjutnya dilakukan pada PC dengan bantuan software ProVista, yang memberikan dasar untuk interpretasi penilaian potensi korosi yang terjadi pada tulangan di dalam beton.
Output pembacaan seperti pada tabel berikut:

Uji Korosi Tulangan untuk Keputusan Perbaikan Beton Existing
Pada bangunan atau struktur beton yang sudah berusia puluhan tahun, tulangan baja sering mengalami korosi dari paparan kelembaban, CO2, atau ion klorida. Pertanyaan mendasar yang harus dijawab: apakah tulangan masih dalam kondisi yang aman untuk operasi berkelanjutan, atau sudah mencapai tahap di mana perbaikan atau perkuatan diperlukan?
PT Hesa Laras Cemerlang membantu Anda melakukan pengukuran potensi korosi dan analisis resistivitas beton untuk menilai kondisi aktual tulangan baja dalam struktur Anda. Evaluasi difokuskan pada pemetaan area risiko korosi tinggi, estimasi laju degradasi, serta rekomendasi intervensi yang terukur dan efisien.
Hasil pengukuran dan analisis diarahkan untuk memberikan kejelasan teknis—apakah tulangan masih berada dalam kondisi yang dapat diterima, memerlukan monitoring berkala, atau perlu direncanakan strategi perbaikan dan reinforcement yang terukur.
Apakah struktur beton Anda termasuk: bangunan gedung bertingkat, jembatan beton, struktur terowongan, fasilitas industri, atau bangunan di area dengan potensi korosi tinggi (dekat pantai, lingkungan asam, atau paparan klorida)?
PT Hesa Laras Cemerlang
Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
Jl. Condet Raya No. 27, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia
- ✉️ Email: kontak@hesa.co.id
- ☎️ Telepon: (021) 8404531
- 📱 Hotline: 081291442210 / 08118889409
