Assessment Jetty Pondasi Hopper Teluk Timbau Port

Logo HESA PT. HESA LARAS CEMERLANG
Marine Infrastructure Forensic & Engineering Design – 2024
Logo PAMA
Assessment Jetty IN-3 (Pondasi Hopper) Teluk Timbau Port
Nama Pekerjaan Jasa Konsultansi Assessment Jetty IN-3 (Pondasi Hopper) di Teluk Timbau Port
Waktu Pelaksanaan Oktober 2024 (Durasi: 60 Hari Kalender)
Klien PT Pamapersada Nusantara (PAMA)
Tujuan Pekerjaan Melakukan investigasi forensik menyeluruh pasca-insiden tabrakan kapal LCT yang menyebabkan kerusakan (buckling) pada tiang pancang pondasi hopper. Tujuan utama adalah mengevaluasi kapasitas sisa struktur dan menghasilkan Engineering Design perbaikan (DED), serta merancang struktur proteksi tambahan agar insiden serupa tidak terulang, menjamin keamanan operasional unloading batubara secara jangka panjang.
Ruang Lingkup Pekerjaan
  • Site Investigation (NDT & DT): Observasi visual, pemetaan deformasi (Verticality & Horizontality), Hammer Test, UPV Test (Crack), Brinell Test, UT Thickness, dan Coating Test.
  • Dynamic & Sub-Structure Test: Uji integritas pondasi bawah air (Seismic Shock Test) dan Uji Beban Dinamik (Dynamic Loading Test).
  • Engineering Output: Analisis struktur & geoteknik, Detailed Engineering Design (DED) untuk kontraktor, dan rekomendasi modifikasi operasional/struktur pelindung.
Catatan Engineering Hesa
Fenomena buckling (tekuk) pada tiang pancang baja akibat beban tumbukan (impact load) dari kapal LCT adalah kondisi kritis. Tiang yang mengalami buckling akan kehilangan lebih dari 70% kapasitas daya dukung aksial dan lateralnya. Pekerjaan ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan uji material lapangan; ia menuntut Analisis Struktur & Geoteknik yang kompleks untuk menghitung ulang distribusi gaya pada tiang penyangga yang tersisa. Output Engineering Design (DED) yang kami susun bukan sekadar “tambal sulam”, melainkan rekayasa perkuatan struktural (retrofitting) dan desain fender/dolphin pelindung baru guna mengubah skema lintasan gaya tumbuk di masa depan.

Background Pekerjaan: Krisis Infrastruktur Pasca-Insiden LCT

Jetty IN-3 di Pelabuhan Teluk Timbau merupakan fasilitas vital yang menunjang operasional pondasi Jibcrane dan Hopper untuk proses unloading batubara. Terjadinya insiden tumbukan oleh kapal LCT pada pondasi hopper mengakibatkan kerusakan struktural serius, terutama fenomena buckling pada tiang pancang utama. Mengingat peran strategis jetty ini bagi rantai pasok energi, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menunjuk PT Hesa Laras Cemerlang untuk melaksanakan investigasi forensik dan penyusunan Detailed Engineering Design (DED) perbaikan.

Critical Problem Statement: Mengapa Engineering Design Krusial?

Ketika elemen pondasi utama penyangga Hopper mengalami tekuk, alur transfer beban gravitasi dan beban dinamis alat berat menjadi terputus dan dialihkan secara paksa ke tiang-tiang di sekitarnya. Jika dipaksakan beroperasi, beban eksentris ini akan memicu efek domino berupa kegagalan struktur total (progressive collapse). Oleh karena itu, sekadar mengumpulkan data kerusakan tidaklah cukup. Diperlukan Engineering Design yang memodelkan ulang struktur dalam perangkat lunak analisis (berdasarkan data material sisa), untuk kemudian merancang dimensi jacket-retrofitting, penggantian bracing, serta merumuskan struktur breasting dolphin tambahan sebagai bamper kapal pelindung pondasi utama.

Technical Methodology: Investigasi Multidisiplin di Atas Air

HESA menerapkan skema investigasi menyeluruh mulai dari elemen struktur atas hingga tiang pancang yang tertanam di dasar sungai (sub-structure):

  • Geometri & Deformasi: Pengukuran Verticality & Horizontality secara presisi menggunakan Total Station untuk memetakan besaran pergeseran pondasi akibat momentum tumbukan kapal.
  • Diagnosa Baja & Beton (NDT): Pemeriksaan kekuatan sisa material menggunakan Brinell Test (mutu baja), Ultrasonic Thickness (reduksi penampang), Hammer Test, Coating Test, serta deteksi kedalaman retak beton pasca-tumbukan dengan UPV Test (Crack).
  • Validasi Dinamis & Sub-Structure: Penggunaan Seismic Shock Test (SST) untuk mendeteksi retak atau kegagalan tiang pancang di area bawah air (underwater), serta Dynamic Loading Test untuk mengukur kekakuan respons struktur aktual saat diberikan beban kejut buatan.

Fase Strategis & Technical Deliverables

Fase 1: Forensic Assessment

Akuisisi data profil kerusakan struktur, penyimpangan geometri, dan penurunan kapasitas material melalui pengujian in-situ.


Output Klien: Pemetaan komprehensif damage level yang objektif dan transparan.

Fase 2: Structural Analysis

Integrasi data lapangan ke dalam perhitungan Finite Element Method (FEM) untuk mengetahui margin keamanan sisa (residual strength).


Output Klien: Justifikasi teknis terkait keamanan pengoperasian hopper pada masa tunggu perbaikan.

Fase 3: Engineering Design (DED)

Perancangan blueprint perkuatan pondasi yang rusak, serta desain konstruksi struktural tambahan pelindung manuver kapal.


Output Klien: Gambar kerja (DED) yang aplikatif dan siap dieksekusi oleh kontraktor perbaikan.

Strategic Purpose: Keberlanjutan & Mitigasi Risiko Ekstrim

Tujuan akhir dari rangkaian Assessment & Engineering Design ini bukan sebatas mengembalikan kondisi fisik dermaga seperti sedia kala, melainkan meng-upgrade sistem pertahanan struktur. Rekomendasi operasional dan DED yang diserahkan kepada manajemen PAMA berfungsi sebagai tameng preventif, memastikan bahwa insiden salah manuver kapal (human error pada navigasi LCT) di masa depan akan diredam oleh struktur pelindung, tanpa mengorbankan pondasi utama alat berat (Hopper/Jibcrane) yang bernilai investasi tinggi.

Dokumentasi: Investigasi Teknis Lapangan Jetty IN-3

(Penilaian Struktur Dermaga dan Pondasi Hopper Pasca-Tumbukan LCT)

Briefing

Briefing & Toolbox Meeting

Koordinasi strategi investigasi forensik di atas air.

Safety Induction

Safety Induction

Pemenuhan regulasi K3 lingkungan pelabuhan batubara.

Site Visit 1

Site Visit & Diskusi

Penilaian visual kerusakan buckling akibat tumbukan LCT.

Site Visit 2

Site Visit & Diskusi (2)

Identifikasi titik kritis pada sambungan bracing baja.

Brinell Test

Brinell Test

Verifikasi mutu kekerasan baja tiang eksisting tanpa merusak struktur.

Hammer Test

Hammer Test

UT Thickness

Ultrasonic Thickness

Coating Test

Coating Test

Seismic Shock Test 1

Seismic Shock Test

Seismic Shock Test 2

Seismic Shock Test (2)

Analisis gelombang pantul untuk menemukan profil retakan dasar.

Hammer Test 2

Hammer Test Pile Cap

Verifikasi mutu elemen pile cap pasca-terima gaya tumbuk.

Coating Test 2

Coating Thickness (2)

Inspeksi degradasi ketebalan cat pelindung pada area splash zone.

Brinell Test 2

Hardness Brinell (2)

Pengambilan sampel data kekuatan tarik baja secara ekstensif.

UT Test 2

UT Test (2)

Pengecekan ketebalan profil pipa penyangga hopper secara menyeluruh.

Verticality

Verticality & Horizontality

Pemetaan presisi kemiringan pondasi menggunakan Theodolite.

UPV Crack

UPV Test (Crack)

Deteksi rambatan gelombang ultrasonik untuk mengukur kedalaman retak beton.

Dynamic Loading Test

Dynamic Loading Test

Verifikasi perilaku kekakuan dan respon frekuensi alami struktur aktual.

Konsultan Assessment Struktur & Desain Pelabuhan

PT Hesa Laras Cemerlang menyediakan layanan forensik pasca-bencana dan rekayasa struktural (Engineering Design) untuk infrastruktur marine dan pelabuhan. Kami mengubah krisis kerusakan fasilitas menjadi peluang peningkatan keamanan aset yang lebih tangguh dan berstandar internasional.


PT Hesa Laras Cemerlang

📱 Konsultasi Audit Struktur Port & Jetty