Menentukan Kuat Tarik Baja Struktur yang Sudah Terpasang

Salah satu material penyusun struktur adalah: Baja. Baik itu profil baja maupun tulangan rebar di dalam beton. Uji yang dapat dilakukan untuk mengetahui kuat tarik baja adalah dengan memotong salah satu bagian struktur untuk dilakukan uji tarik di laboratorium.
Menentukan Kuat Tarik Baja Struktur yang Sudah Terpasang
Lalu bagaimana Menentukan Kuat Tarik Baja Struktur yang sudah terpasang tanpa harus memotongnya? Ada beberapa metode yang dapat dilakukan. Diantaranya akan diuraikan berikut ini.

Menentukan Kuat Tarik Baja Struktur

Pengujian kekerasan dengan metode Brinell bertujuan untuk menentukan kekerasan suatu material dalam bentuk daya tahan material terhadap bola baja (identor) yang ditekankan pada permukaan material uji tersebut (speciment). Metoda uji kekerasan diperkenalkan oleh Johan August Brinell pada tahun 1900an ini merupakan uji kekerasan lekukan yang pertamakali dan sudah banyak digunakan dan di susun standarisasinya.

Uji kekerasan ini berupa pembentukan lekukan pada permukaan logam memakai bola baja yang ditekan dengan beban tertentu. Beban diterapkan selama waktu tertentu, biasanya 30 detik, dan diameter lekukan diukur dengan mikroskop, setelah beban tersebut dihilangkan. Permukaan logam yang akan diuji harus relatif halus, rata dan bersih dari debu atau karat.

Angka kekerasan brinell (HB) dinyatakan sebagai beban P dibagi luas permukaan lekukan. Pada prakteknya, luas ini dihitung dari pengukuran mikroskopik. Selanjutnya Angka Kekerasan Brinell BHN dapat ditentukan dari persamaan berikut:

Menentukan Kuat Tarik Baja Struktur Yang Sudah Terpasang 1

Parameter-parameter dasar pada pengujian Brinell (Dieter, 1987), diilustrasikan dalam gambar berikut:

Menentukan Kuat Tarik Baja Struktur Yang Sudah Terpasang 2
Menentukan Kuat Tarik Baja Struktur Yang Sudah Terpasang

LEEB HARDNESS

Dikembangkan pada pertengahan 1970-an, metode Leeb (atau Equotip) diterima secara luas sebagai instrumen portabel pertama untuk mengukur kekerasan komponen logam dalam hitungan detik. Nama “Rebound” nama berasal dari sifat dasar dari tes.

Metode ‘Rebound” atau pantulan didasarkan pada pengukuran tegangan yang menunjukkan hilangnya energi dari “impact body” setelah menumbuk benda uji. Dalam alat uji yang menggunakan prinsip Rebound, pegas mendorong impact body melalui tabung pengarah sehingga menumbuk benda uji.

Impact Body menumbuk benda uji tanpa hambatan, magnet yang ada menghasilkan tegangan dalam sistem kumparan yang mengelilingi tabung pengarah impact body. Indentor yang biasanya terbuat dari ”tungsten carbide” atau “diamond ball”, yang terletak di ujung impact body, menumbuk benda uji, menyebabkan impact body memantul dari permukaan benda uji dengan kecepatan yang lebih lambat.

Lebih lunak benda uji, akan lebih besar bekas lekukan yang terjadi pada benda uji yang menyebabkan kehilangan energy yang lebih besar dan kecepatan pantulan yang lebih lambat, yang pada akhirnya menghasilkan tegangan lebih rendah.

beberapa alat Hardness Tester seperti pada gambar di bawah ini:

Alat Brinell Test
Nilai kekerasan (HL) dihitung dari rasio kecepatan tumbukan dan rebound. Nilai kekerasan (HL) ini kemudian dapat diubah oleh perangkat lunak untuk menampilkan konvensional nilai kekerasan konvensional dalam skala HRC, HV atau HB.

Menentukan Kuat Tarik Baja Struktur Yang Sudah Terpasang 4
Gambar diatas menunjukkan konsep dasar perhitungaan dalam skala Leeb (HL), sedangkan gambar di bawah ini beberapa dokumentasi kegiatan uji kekerasan (Hardness tester).

KONVERSI ANGKA KEKERASAN HL KE SKALA BRINELL

Seperti yang dijelaskan diatas skala brinell tetap merupakan skala yang sudah dipakai cukup luas, untuk mengkonversi Angka Kekerasan Leeb (HL) ke brinell (HB) pada logam dapat menggunakan table di bawah ini.

Atau dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:

HB = 0.436 HL + 514.317

PERKIRAAN KEKUATAN (TARIK) BAJA DARI ANGKA KEKERASAN BRINELL

Selenjutnya kuat tarik baja dapat ditentukan dengan menggunakan table berikut ini:

Tabel Perkiraan Kekuatan Tarikan Baja

Menentukan Kuat Tarik Baja Struktur Yang Sudah Terpasang 5

Atau dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:

HB = 0.436 HL + 514.317

PERKIRAAN KEKUATAN (TARIK) BAJA DARI ANGKA KEKERASAN BRINELL

Selenjutnya kuat tarik baja dapat ditentukan dengan menggunakan table berikut ini:

Menentukan Kuat Tarik Baja Struktur Yang Sudah Terpasang 6

Atau dengan menggunakan persamaan berikut:

Kuat Tarik Baja (MPa) = 3.482 HB –28.772

PORTOFOLIO

Berikut ini adalah beberapa portfolio proyek audit struktur yang pernah kami kerjakan, yang salah satu ujinya menggunakan hardness test atau brinell test sebagaimana terlihat pada dokumentasi berikut

Audit Dermaga Tanjung Buton
AUDIT STRUKTUR MAIN TOWER CONVEYOR SEBUKU
Audit Struktur Lantai Mezannin Gedung Mandiri
Audit Jembatan Barelang Batam

PT Hesa Laras Cemerlang

Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
Jl. Condet Raya No. 27,  Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia
Email: kontak@hesa.co.id
Telp: (021) 8404531
Whatsapp Bussiness : 0812 9144 2210 atau  0811 888 9409

Klik tombol whatsapp dibawah ini, untuk berkomunikasi dengan Customer Service kami: