Hammer Test Gudang Cianjur

Hammer Test Gudang Cianjur

PT. Hesa Laras Cemerlang
Dokumentasi Kegiatan Tahun 2019
Nama Pekerjaan : Pengujian Hammer Test, Arthaboga CJR – Pek. Gudang Artaboga Cianjur
Waktu : Oktober 2019
Klien : PT. Bangunbersama Indonesia
Lokasi : Cianjur
Tujuan Pekerjaan : Pengujian mutu beton proyek pembangunan gudang arthaboga cianjur
Ruang Lingkup Pekerjaan : Hammer Testing

Informasi tentang biaya jasa hammer test dapat anda tanyakan ke admin kami, melalui :

PT Hesa Laras Cemerlang

Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
Jl. Condet Raya No. 27,  Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia
Email: kontak@hesa.co.id
Telp: (021) 8404531
Whatsapp Bussines : 0813 828 271 82 or click this Link : Whatsapp

Atau tinggalkan pesan dibawah ini:

Tinggalkan Pesan

    Pengecekan Struktur Bangunan Hotel di Balikpapan

    PT. Hesa Laras Cemerlang
    Dokumentasi Kegiatan Tahun 2018
    Nama Pekerjaan : Pengujian Struktur Bangunan Hotel Blue Sky Balikpapan
    Waktu : September 2019
    Klien : PT. Bumi Liputan Jaya
    Lokasi : Balikpapan
    Tujuan Pekerjaan :  Pengecekan struktur bangunan hotel
    Ruang Lingkup Pekerjaan : Hammer Test, Ultrasonic Pulse Velocity Test
    Hammer Test at Hotel Blue Sky Balikpapan
    UPVT Hotel Blue Sky Balikpapan

    Informasi tentang Pemeriksaan Struktur Bangunan silahkan menghubungi kami melalui:

    PT Hesa Laras Cemerlang

    Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
    Jl. Condet Raya No. 27,  Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia
    Email: kontak@hesa.co.id
    Telp: (021) 8404531
    Whatsapp Bussines : 0813 828 271 82 or click this Link : Whatsapp

    Atau tinggalkan pesan dibawah ini:

    Tinggalkan Pesan

      Hammer Test UPVT Hardness Test Stasiun Batu Ceper Duri

      Hammer Test UPVT Hardness Test Stasiun Batu Ceper Duri

      PT. Hesa Laras Cemerlang
      Dokumentasi Kegiatan Tahun 2019
      NAMA PEKERJAAN : Pengujian Hammer Test, Ultrasonic Pulse Velocity, Hardness Test Di Stasiun Batu Ceper dan Stasiun Duri
      KLIEN : PT. WASKITA KARYA (PERSERO)
      LOKASI : DKI Jakarta
      TUJUAN PEKERJAAN : Pengambilan Data Uji
      RUANG LINGKUP PEKERJAAN : 1.Hammer Test
      : 2.UPVT (Ultra Pulse Velocity Test)
      : 3.Hardness Test

      Dokumentasi Pengujian :

      Site Lokasi

      Lokasi Pengujian

      Hardness Test

      Hammer Test

      Ultrasonic Pulse Velocity Test

      Informasi Jasa Hammer Test, UPV Test, Hardness Test dan Pengujian Beton atau Baja lainnya, silahkan kontak Sales Marketing kami, melalui:

      PT Hesa Laras Cemerlang

      Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
      Jl. Condet Raya No. 27,  Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia
      Email: kontak@hesa.co.id
      Telp: (021) 8404531
      Whatsapp Bussines : 0813 828 271 82 or click this Link : Whatsapp

      Atau tinggalkan pesan dibawah ini:

        Hammer Test & Ultrasonic Pulse Velocity Test Di Pabrik Hunstman

        Hammer Test & Ultrasonic Pulse Velocity Test Di Pabrik Hunstman

        PT. Hesa Laras Cemerlang
        Dokumentasi Kegiatan Tahun 2019
        Nama Pekerjaan : Hammer Test & Ultrasonic Test Pabrik Hunstman
        Waktu : Januari 2019
        Klien : PT. SUDARTA CONSULTING
        Lokasi : Jakarta
        Tujuan Pekerjaan : PENGAMBILAN DATA UJI
        Ruang Lingkup Pekerjaan :
        1. Hammer Test
        2. UPVT 

        Dokumentasi Pengujian

        1 Hammer Test

        2 Ultrasonic Pulse Velocity Test

        Informasi detail Jasa dan Biaya pengujian beton dengan Hammer Test dan UPV Test silahkan menghubungi kami melalui:

        PT Hesa Laras Cemerlang

        Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
        Jl. Condet Raya No. 27,  Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia
        Email: kontak@hesa.co.id
        Telp: (021) 8404531
        Whatsapp Bussines : 0813 828 271 82 or click this Link : Whatsapp

        Atau tinggalkan pesan dibawah ini:

        Tinggalkan Pesan

          Pengujian Hammer Test Kantor KPP Bandara Soetta

          Pengujian Hammer Test Kantor KPP Bandara Soetta

          Pekerjaan : Uji Hammer Test Gedung Kantor KPP Bandara Soetta

          Lokasi : Bandara Soekarno – Hatta Cengkareng

          Klien : PT Sihyong Jaya Persada, Tangerang

          Waktu : Oktober 2018

          Hammer Test

          Informasi Konsultasi dan Biaya Hammer Test, silahkan menghubungi kami melalui:

          PT Hesa Laras Cemerlang

          Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
          Jl. Condet Raya No. 27,  Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia
          Email: kontak@hesa.co.id
          Telp: (021) 8404531
          Whatsapp Bussines : 0813 828 271 82 or click this Link : Whatsapp

          Atau tinggalkan pesan dibawah ini:

          Tinggalkan Pesan

            Hammer Test Roof Top Gedung 625 Balai Besar Teknologi Konversi Energi

            Hammer Test Roof Top Gedung 625 Balai Besar Teknologi Konversi Energi

            Proyek Hammer Test Roof Top Gedung 625 Balai Besar Teknologi Konversi Energi B2TKE – BPPT PUSPITEK Serpong – Agustus, 2018
            Hammer Test Roof Top Gedung 625 Balai Besar Teknologi Konversi EnergiHAMMER TEST GEDUNG BPPT SERPONG

            Membutuhkan Jasa Hammer Test ? Silahkan hubungi:

            PT Hesa Laras Cemerlang

            Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
            Jl. Condet Raya No. 27,  Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia
            Email: kontak@hesa.co.id
            Telp: (021) 8404531
            Whatsapp Bussines : 0813 828 271 82 or click this Link : Whatsapp

            Atau tinggalkan pesan dibawah ini:

            Tinggalkan Pesan

              Inspeksi Dermaga Pelabuhan Luwuk

              Inspeksi Dermaga Pelabuhan Luwuk

              Asesmen Struktur Dermaga Pelabuhan Luwuk

              Asesmen struktur pada Dermaga Pelabuhan Luwuk, Banggai, dilakukan sebagai langkah teknis untuk mengevaluasi kapasitas daya dukung dan kondisi material struktur setelah beroperasi dalam jangka waktu yang lama. Paparan terhadap lingkungan laut dan beban operasional berkelanjutan menuntut dilakukannya verifikasi periodik untuk memastikan kelayakan dan keamanan fungsional dermaga. Pekerjaan ini berfokus pada pengumpulan data kuantitatif melalui serangkaian pengujian non-destruktif dan destruktif sebagai dasar analisis rekayasa.

              Parameter Investigasi Tujuan Teknis
              Subjek Struktur Dermaga Pelabuhan Luwuk
              Latar Belakang Evaluasi kapasitas daya dukung aktual dan pemetaan kondisi material struktur dermaga (trestle, lantai dermaga, dan pondasi).
              1. Uji Integritas Tiang (Pile Integrity Test) Memverifikasi panjang dan mendeteksi adanya anomali atau diskontinuitas (retak, perubahan penampang) sepanjang tiang pancang pondasi.
              2. Uji Kualitas Beton (Hammer Test & UPVT) Memperoleh estimasi nilai kuat tekan dan memetakan homogenitas beton pada elemen pelat lantai dan poer (pile cap).
              3. Uji Korosi Tiang Baja (Ultrasonic Thickness) Mengukur sisa ketebalan pada tiang pancang baja untuk menghitung laju korosi dan penurunan kapasitas penampang akibat lingkungan laut.
              4. Uji Kuat Tekan Beton (Core Drill) Mendapatkan nilai kuat tekan beton aktual melalui pengujian laboratorium terhadap sampel inti (core sample) yang diambil dari struktur.

              Inspeksi Dermaga Pelabuhan Luwuk 9
              Pelabuhan Luwuk Banggai.

              Metodologi dan Prosedur Pengujian Lapangan

              Setiap metode pengujian diterapkan untuk memperoleh parameter spesifik yang menjadi input dalam analisis kapasitas dan kelayakan struktur dermaga.

              1. Prosedur Uji Integritas Tiang (Pile Integrity Test – PIT)

              Pengujian ini bersifat non-destruktif untuk mengevaluasi kondisi fisik tiang pancang di bawah permukaan tanah atau air. Prosedur lapangan mencakup:

              • Pelaksanaan: Permukaan atas tiang (poer) dibersihkan dan diratakan. Sebuah sensor akselerometer dipasang, kemudian sebuah pukulan ringan (low-strain impact) diberikan menggunakan palu khusus.
              • Analisis Data: Getaran atau gelombang kejut yang merambat ke bawah akan dipantulkan kembali ke atas saat menemui ujung tiang atau anomali. Waktu tempuh dan karakteristik sinyal pantulan dianalisis untuk mengestimasi panjang efektif tiang dan mengidentifikasi lokasi potensi cacat.

              2. Prosedur Uji Kualitas Beton (Hammer Test)

              Uji ini bertujuan untuk mendapatkan estimasi awal mutu beton secara cepat di banyak titik. Prosedurnya meliputi penembakan Schmidt Hammer pada permukaan beton yang telah dibersihkan untuk mendapatkan nilai pantul (rebound number), yang kemudian dikorelasikan dengan perkiraan nilai kuat tekan.

              3. Prosedur Uji Korosi Tiang Baja (Ultrasonic Thickness Measurement)

              Pengujian ini esensial untuk struktur di lingkungan laut. Tujuannya adalah mengukur ketebalan sisa dari elemen baja yang telah mengalami korosi.

              • Pelaksanaan: Permukaan tiang baja pada zona percikan (splash zone) dan zona terendam dibersihkan dari biota laut dan produk korosi hingga mencapai permukaan baja asli. Probe ultrasonik kemudian ditempelkan untuk mengukur waktu rambat gelombang suara dan mengkonversinya menjadi data ketebalan.
              • Analisis Data: Selisih antara ketebalan desain dan ketebalan terukur digunakan untuk menghitung laju korosi dan penurunan kapasitas penampang elemen, yang menjadi input kritis untuk analisis ulang kekuatan struktur.

              4. Prosedur Uji Kuat Tekan Beton (Core Drill)

              Ini merupakan pengujian destruktif yang dilakukan untuk kalibrasi dan validasi hasil uji non-destruktif. Prosedurnya adalah pengambilan sampel beton berbentuk silinder langsung dari struktur (lantai dermaga atau poer) menggunakan mesin bor inti. Sampel tersebut kemudian dibawa ke laboratorium untuk diuji tekan hingga hancur guna mendapatkan nilai kuat tekan beton (f’c) yang sebenarnya.

              Konsultasi Asesmen dan Pengujian Struktur Dermaga Existing

              Struktur dermaga terus-menerus menerima beban operasional dari kegiatan bongkar muat dan sandar kapal, serta mengalami paparan lingkungan laut yang agresif dan dapat memicu korosi. Evaluasi teknis secara berkala diperlukan untuk memetakan kondisi aktual dan memastikan kapasitas struktur masih memadai.

              PT Hesa Laras Cemerlang menyediakan layanan asesmen teknis khusus untuk dermaga, meliputi pengujian material (beton dan baja), uji integritas pondasi, dan evaluasi kapasitas struktur untuk mendapatkan data kuantitatif lapangan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional.

              PT Hesa Laras Cemerlang

              Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1, Jl. Condet Raya No. 27, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia

              • ✉️ Email: kontak@hesa.co.id
              • ☎️ Telepon: (021) 8404531
              • 📱 Hotline: 081291442210 / 08118889409

              📱 Konsultasi Inspeksi Dermaga

              Hammer Test pada Jembatan Amak Kalimantan Barat 2017

              Hammer Test pada Jembatan Amak Kalimantan Barat 2017

              Non destructive test dengan menggunakan Concrete Hammer Test pada jembatan Amak Kalimantan Barat ini dilakukan untuk mengetahui mutu struktur beton jembatan dari kekerasan permukaan beton.

              Hammer Test Amak HESA

              Prinsip kerja Concrete Hammer adalah dengan memberikan beban impact (tumbukan) pada permukaan beton dengan menggunakan suatu massa yang diaktifkan dengan menggunakan energy yang besarnya tertentu.

              Karena timbul tumbukan antara massa tersebut dengan permukaan beton, massa tersebut akan dipantulkan kembali. Jarak pantulan massa yang terukur memberikan indikasi kekerasan permukaan beton. Kekerasan beton dapat memberikan indikasi kuat tekannya.

              Hammer Test pada Jembatan Amak Kalimantan Barat 2017

              http://hesa.co.id/hammer-test-pada-jembatan-amak-kalimantan-barat-2017/

              Model pengujian NDT lainnya yang dilakukan selain hammer test meliputi: (1) ultrasonic pulse velocity test; (2) Pulse Echo Test; (3) Covermeter Test (4) Half Cell Potential Test atau Uji Korosi; dan (5) Carbonation Test; (6) Core Drill. Sedangkan untuk penyeldikan daya dukung tanahnya digunakan uji sondir atau DCPT.

              Untuk informasi tentang Pengujian Non Destructive Test  dan layanan Jasa NDT lainnya, silahkan hubungi:

              PT Hesa Laras Cemerlang

              Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
              Jl. Condet Raya No. 27,  Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia
              Email: kontak@hesa.co.id
              Telp: (021) 8404531

              Atau tinggalkan pesan dibawah ini:

              Tinggalkan Pesan

                 

                Uji Kekuatan Beton dengan Hammer Test

                Uji Kekuatan Beton dengan Hammer Test

                Dalam praktik evaluasi bangunan eksisting di Indonesia, concrete hammer test digunakan sebagai metode screening awal untuk menilai kondisi permukaan beton. Selain penggunaan alat yang relatif mudah, meski pemula sekalipun, juga bentuknya yang portabel serta ringan sehingga praktis untuk ditenteng dan diaplikasikan di berbagai lokasi, dari basement hingga lantai tertinggi, tanpa memerlukan setup kompleks atau persiapan khusus.

                Tentang Hammer Test

                Pengujian beton dengan palu ini memiliki beberapa nama yang umum dikenal banyak orang. Ada yang menyebutnya sebagai Concrete Hammer Test,  Swiss Hammer, Schmidt Hammer atau Rebound Hammers. Yang pasti, ini adalah alat serba guna yang digunakan untuk menilai kualitas beton yang sudah mengeras. Untuk selanjutnya kita akan menggunakan nama Hammer Test sebagai istilah dalam artikel ini. Karena bentuknya yang portabel dan relatif ringan, sehingga mudah untuk dibawa kemana-mana, menjadi faktor penentu kenapa alat ini begitu populer. Meski begitu, sejarah juga membuktikan bahwa, alat ini telah bertahun-tahun bisa diterima oleh banyak engineer dan ahli struktur, karena kinerja dan hasil pengujiannya bisa diterima dengan baik

                Penemu Alat

                Sebagai alat uji beton, hammer test telah ditemukan pada tahun 1954 oleh seorang insinyur ilmu sipil dari Swiss bernama Ernst O. Schmidt. Kemudian alat ini secara komersial dikembangkan oleh pendiri perusahaan Proceq, Antonio Brandestini.
                Dan hingga saat ini, Proceq adalah perusahaan terdepan dalam memproduksi Schmidt Hammer Test serta mengembangkan lebih lanjut teknologinya

                Anda bisa melihat bagaimana perkembangan Schmidt Hammer Test disini : Celebrating 65+ Years of Schmidt Rebound Technology

                Schmidt Hammer Test Pertama kali
                 Model Schmidt Hammer Pertama kali: Tahun 1954 Source: screeningeagledotcom
                Uji Kekuatan Beton dengan Hammer Test
                 Model alat rebound hammer yang populer digunakan saat ini

                Kegunaan Hammer Test

                Sesuai Standar Nasional Indonesia SNI ASTM C805:2012 Metode uji angka pantul beton keras arti dan kegunaan dari metode pengujian  tanpa merusak ini adalah:

                1. Dapat digunakan untuk menilai keseragaman beton di lapangan
                2. Dapat digunakan untuk memperkirakan kekuatan beton
                3. Untuk campuran beton yang diketahui, metode yang digunakan untuk memperoleh permukaan bidang uji (tipe bahan cetakan dan tipe penyelesaian akhir/finishing), dan kedalaman karbonasi.
                4. Pengujian harus dilakukan dengan palu pantul yang sama apabila hendak membandingkan hasil.
                5. Jika digunakan lebih dari satu palu pantul, pengujian dilakukan pada sejumlah permukaan beton tipikal sehingga dapat digunakan untuk menentukan besarnya perbedaan angka pantul..
                6. Metode uji ini tidak dapat digunakan sebagai dasar penerimaan atau penolakan beton karena ketidakpastian yang tersirat dalam perkiraan kekuatan

                Prinsip Kerja

                Prinsip kerja Concrete Hammer adalah dengan memberikan beban impact (tumbukan) pada permukaan beton dengan menggunakan suatu massa yang diaktifkan dengan menggunakan energy yang besarnya tertentu.

                Karena timbul tumbukan antara massa tersebut dengan permukaan beton, massa tersebut akan dipantulkan kembali. Jarak pantulan massa yang terukur memberikan indikasi kekerasan permukaan beton. Kekerasan beton dapat memberikan indikasi kuat tekannya.

                Gambar berikut mengilustrasikan prinsip kerja Concrete Hammer atau Schmidt Hammer:

                http://hesa.co.id//images/blog/hammertest/memperkirakan%20kekuatan%20tekan%20beton%20dengan%20pengujian%20palu%20beton%202.jpg

                Cara Penggunaan Hammer Test

                1. Alat schmidt hammer dipegang dengan kuat dan tegap.
                2. Posisi palu tegak lurus dengan permukaan media yang akan diuji.
                3. Tekan alat secara perlahan menghadap ke arah permukaan meda uju sampai palu menumbuk hulu palu.
                4. Setelah menumbuk, tahan tekanan dan jika perlu kunci hulu pada posisinya, dengan cara menekan tombol pada bagian sisi.
                5. Lihat angka hasil pengujian yang tertera di alat dan catat.
                6. Lakukan 10 titik bacaan pada setiap daerah pengujian dengan jarak masing–masing titik bacaan tidak boleh lebih kecil dari 25 mm.
                7. Selalu cek permukaan media pengujian, jika benturan palu menghancurkan beton, sebab adanya rongga udara didalamnya maka batalkan. Lakukan pengujian pada titik bacaan yang lainnya.

                Yang Harus Diperhatikan dalam Pengujian

                • Karena alat ini hanya membaca kekerasan beton pada lapisan permukaan (+4 cm), sehingga untuk elemen struktur dengan dimensi yang besar, concrete hammer  hanya menjadi indikasi awal bagi mutu dan keragaman mutu.
                • Sebelum memulai pengujian, permukaan beton yang akan diuji harus dibersihkan dan diratakan dengan batu penggosok karena alat ini peka terhadap variasi yang ada di permukaan beton.

                Perhitungan Hammer Test

                Hubungan Empirik dari Nilai Hammer Rebound dengan kuat tekan seperti ditunjukkan pada grafik berikut.

                http://hesa.co.id//images/blog/hammertest/memperkirakan%20kekuatan%20tekan%20beton%20dengan%20pengujian%20palu%20beton%204.jpg

                Pada grafik diatas terlihat beberapa hubungan korelasi antara Nilai Hammer Rebound, yang tergantung dari arah beban impact ke struktur beton, A, B atau C.

                Aplikasi dalam Pengujian Beton

                Pengujian Schmidt Hammer dilakukan dengan mempertimbangkan arah impact terhadap permukaan beton, karena orientasi pengujian mempengaruhi nilai rebound yang terbaca. Dalam praktik lapangan, engineer menyesuaikan arah impact dengan posisi elemen struktur yang diuji agar hasil tetap dapat dibandingkan secara teknis.

                Beberapa arah impact yang umum digunakan dalam pengujian lapangan antara lain:

                Arah A (0°)
                Pengujian dengan arah horizontal, umumnya diterapkan pada elemen vertikal seperti kolom atau dinding.

                Arah A (0°)

                Arah B (−90°)
                Pengujian dengan arah ke bawah, biasanya pada permukaan horizontal seperti pelat lantai atau balok bagian atas.

                Hammer Test 90 Degree
                Arah B (−90°)

                Arah C (90°)
                Pengujian dengan arah ke atas, misalnya pada bagian bawah pelat atau balok, dengan koreksi tertentu dalam interpretasi hasil.

                Hammer Test
                Arah C (90°)

                Pemilihan arah impact bukan sekadar teknis alat, tetapi bagian dari standarisasi pengujian agar data yang diperoleh konsisten dan dapat dianalisis secara wajar.

                Proses Assessment Hammer Test di Lapangan

                Dokumentasi berikut menunjukkan proses assessment kondisi beton menggunakan hammer test pada salah bangunan eksisting, yang ada di Jakarta. Yaitu di Stasiun Duri, Jakarta Barat, Di Pusat Pengolahan Air Bersih di Pulogadung, Jakarta Timur dan sebuah gedung perkantoran di Jalan TB. Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan.  Pengujian dilakukan pada beberapa titik representatif untuk mendapatkan gambaran variasi kondisi beton di lokasi yang berbeda.

                Dalam proses ini, hammer test tidak berdiri sendiri. Engineer juga melakukan pengamatan visual terhadap kondisi permukaan beton, lingkungan sekitar, serta elemen struktur yang diuji. Data lapangan dikumpulkan sebagai dasar untuk menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan pada area tertentu.

                 
                Hammer Test Assessment struktur bangunan gedung GSI Tb Simatupang Jakarta

                Proses Assessment Hammer Test di Lapangan

                Dokumentasi berikut menunjukkan proses assessment kondisi beton menggunakan hammer test pada salah bangunan eksisting, yang ada di Jakarta. Yaitu di Pusat Perbelanjaan di Cililitan, Di Pusat Pengolahan Air Bersih di Pulogadung, Jakarta Timur dan sebuah gedung perkantoran di Jalan TB. Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan.  Pengujian dilakukan pada beberapa titik representatif untuk mendapatkan gambaran variasi kondisi beton di lokasi yang berbeda. Dalam proses ini, hammer test tidak berdiri sendiri. Engineer juga melakukan pengamatan visual terhadap kondisi permukaan beton, lingkungan sekitar, serta elemen struktur yang diuji. Data lapangan dikumpulkan sebagai dasar untuk menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan pada area tertentu.
                Hammer Test Assessment struktur bangunan gedung GSI Tb Simatupang Jakarta (1)

                Form Laporan Hammer Test

                Berikut ini adalah contoh form laporan hasil pengujian lapangan: form laporan hammer test

                Keterbatasan dan Pendekatan Investigasi

                Hammer test hanya membaca kekerasan lapisan permukaan beton dengan kedalaman terbatas (±3–4 cm). Kondisi beton di bawahnya tidak terdeteksi. Pada beton yang telah terkarbonasi atau lama terpapar lingkungan agresif, permukaan bisa terlihat keras sementara bagian dalam sudah melemah. Dalam kondisi ini, nilai rebound tinggi dapat menyesatkan jika dibaca tanpa konteks.

                Hasil hammer test juga sensitif terhadap kondisi pengujian—kelembaban permukaan, finishing, coating, dan prosedur aplikasi. Karena itu, data hammer test tidak cukup untuk penetapan kuat tekan atau keputusan desain struktur yang memerlukan akurasi tinggi.

                Dalam praktik, hammer test diposisikan sebagai screening, bukan metode final. Zona yang menunjukkan anomali dikonfirmasi dengan coring untuk mendapatkan data kuat tekan aktual dan kondisi internal beton. Proses ini dikombinasikan dengan inspeksi visual teknis serta penilaian umur dan lingkungan bangunan. Kombinasi inilah yang menghasilkan assessment kondisi struktur yang lebih andal dan layak dijadikan dasar keputusan teknik.

                Harga Jasa Uji Hammer Test

                Biaya pengujian hammer test ditentukan terutama oleh jumlah titik uji dan kondisi akses di lapangan. Setiap bangunan memiliki karakteristik berbeda—luasan area, jenis elemen struktur, serta tujuan pengujian—sehingga penentuan biaya perlu disesuaikan dengan konteks pekerjaan, bukan sekadar tarif umum.

                Tim PT Hesa Laras Cemerlang biasanya memulai dari pemahaman kebutuhan Anda:
                apakah pengujian untuk pemetaan awal, pra-renovasi, audit struktur, atau sebagai bagian dari investigasi lanjutan. Dari situ, jumlah titik uji dan pendekatan pengujian dapat ditentukan secara proporsional dan efisien.

                Untuk mengetahui estimasi biaya per titik uji sesuai kondisi bangunan Anda, silakan hubungi Customer Service PT Hesa Laras Cemerlang. Diskusi awal dapat dilakukan melalui WhatsApp dengan menekan ikon WhatsApp di bagian bawah halaman ini. Kami akan membantu menilai apakah hammer test memang relevan, dan sejauh mana pengujian perlu dilakukan.

                PT Hesa Laras Cemerlang

                Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
                Jl. Condet Raya No. 27,  Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia
                Email: kontak@hesa.co.id
                Telp: (021) 8404531
                Mobile/Whatsapp : 081291442210