Pengujian Jembatan Baja Komposit | Uji Beban Dinamik & OMA

Pengujian Jembatan Baja Komposit | Uji Beban Dinamik & OMA

Uji Beban Dinamik & OMA: Verifikasi Perilaku Getar dalam Asesmen Struktur Jembatan

Sebagai bagian dari asesmen lanjutan struktur jembatan, uji beban dinamik dan analisis modal operasional (OMA) digunakan untuk memverifikasi apakah perilaku getar struktur masih sejalan dengan asumsi desain dan tuntutan operasional saat ini. Pengujian ini tidak berdiri sendiri, melainkan melengkapi hasil pemeriksaan struktur menyeluruh yang telah dilakukan sebelumnya.

Melalui pengukuran parameter dinamik—seperti frekuensi alami, rasio redaman, dan pola getar—OMA memberikan validasi kuantitatif terhadap kelaikan operasional jembatan tanpa mengganggu arus lalu lintas. Data ini sangat krusial untuk memastikan bahwa struktur yang secara visual tampak baik juga berperilaku aman saat menerima beban dinamik nyata.

Dengan demikian, uji beban dinamik & OMA berperan sebagai alat pengambilan keputusan spesifik dalam kerangka pemeriksaan struktur jembatan yang lebih luas—apakah jembatan dapat dioperasikan normal, memerlukan pemantauan berkala, atau perlu intervensi teknis lanjutan.

Uji Beban Dinamik & OMA Jembatan Baja Komposit: Identifikasi Parameter Dinamik untuk Kelaikan Operasi

Sebelum jembatan baru dioperasikan untuk publik, tim teknis perlu memastikan satu hal penting: apakah parameter dinamik struktur sesuai dengan desain? Berapa frekuensi alami, redaman, dan pola getarnya? Uji beban dinamik & analisis modal operasional (OMA) memberikan data konkrit untuk keputusan kelaikan operasional jembatan.

Mengapa Uji Beban Dinamik Penting

Uji beban dinamik mengidentifikasi parameter dinamik jembatan—frekuensi alami, rasio redaman, pola getar—yang menentukan kelaikan operasi tanpa mengganggu arus lalu lintas operasional.

Untuk menilai apakah sebuah jembatan aman, nyaman dan siap digunakan, perlu dilakukan uji beban dinamik. Uji ini mengukur parameter dinamik seperti frekuensi, rasio redaman, kekakuan dan pola getar yang didapat dari analisis modal operasional data percepatan.

Pengukuran Data Percepatan dengan Accelerometer

Data percepatan dari enam accelerometer mengungkap frekuensi alami, redaman, dan pola getar jembatan. Informasi ini critical untuk menilai integritas struktur dan keputusan keselamatan operasional jembatan.

Tim merekam data percepatan dari enam accelerometer yang terpasang di jembatan saat beroperasi. Transformasi fourier mengkonversi data waktu menjadi data frekuensi untuk setiap sensor. Kemudian, frekuensi jembatan, rasio redaman dan pola getar dihitung dengan Stochastic Subspace Identification, SSI.

Analisis Modal Operasional (OMA) & Algoritma SSI

OMA mengidentifikasi karakteristik getar struktur—frekuensi, pola getar, faktor redaman—tanpa mengganggu operasi jembatan. Ini keunggulan utama dibanding EMA yang memerlukan getaran buatan dan harus menghentikan lalu lintas.

OMA menggunakan algoritma Stochastic Subspace Identification (SSI) untuk mengidentifikasi frekuensi, pola getar, dan faktor redaman. SSI berdasarkan pada tiga asumsi: (i) sistem berperilaku linier, (ii) sistem adalah invarian waktu, (iii) eksitasi input adalah proses stokastik Gaussian white noise tidak berkorelasi dengan respons. Asumsi ini memastikan algoritma menghindari bias dalam perkiraan.

Jembatan dinyatakan layak jika hasil uji sesuai dengan teori. Data teori berasal dari data teknis perencanaan desain awal.

Stochastic Subspace Identification (SSI) – Aplikasi Praktis

Teknik Stochastic Subspace Identification (SSI) telah teruji dapat diandalkan untuk identifikasi karakteristik modal, diantaranya untuk pemantauan online sistem suspensi kendaraan kereta api (Bogie Y25), jembatan jalan raya dan kereta api, jembatan pejalan kaki, dan dalam identifikasi dinamis bangunan bersejarah. SSI juga digunakan dalam berbagai aplikasi infrastruktur sipil lainnya karena kemampuannya mengidentifikasi karakteristik struktur dari data operasional real tanpa perlu intervensi eksternal.

Hasil Uji & Interpretasi – Case Study Jembatan Bekambit

Hasil uji beban dinamik jembatan menunjukkan apakah struktur aman operasi normal atau perlu perkuatan & monitoring plan yang ketat. Interpretasi hasil ini yang menentukan keputusan teknis tentang kelaikan fungsional jembatan.

Hasil uji menunjukkan frekuensi alami 3,227 Hz, sedangkan teori 3,162 Hz. Artinya kekakuan jembatan lebih baik dari teori. Rasio redaman 3,646% menunjukkan beton dalam kondisi baik karena berada di antara 2-5%. Pola getar mode 1, 2 dan 3 hampir sama dengan teori, tapi frekuensinya lebih tinggi. Frekuensi mode 1, 2, dan 3 adalah 3,227 Hz, 22,073 Hz dan 44,022 Hz, sedangkan teori menunjukkan 3,162 Hz, 12,168 Hz dan 25,525 Hz.

Dengan data hasil uji ini, jembatan dapat dinyatakan aman, nyaman dan laik untuk difungsikan operasional.

Komparasi Teori vs. Hasil – Interpretasi untuk Keputusan

Bagaimana membaca hasil ini untuk keputusan operasional yang tepat? Ada tiga hal penting: (1) Frekuensi lebih tinggi dari teori (3,227 Hz vs 3,162 Hz teori) — artinya kekakuan jembatan lebih baik dari asumsi desain. Ini margin keselamatan yang menguntungkan, struktur lebih kuat menghadapi beban dinamik. (2) Rasio redaman 3,646% dalam range aman 2-5% — menunjukkan material beton dalam kondisi baik, tidak ada kerusakan struktural signifikan, penyerapan energi berjalan normal. (3) Pola getar mode 1, 2, 3 sesuai teori dengan margin kecil — struktur berperilaku sesuai prediksi desain, tidak ada perilaku yang tidak terduga atau anomali.

Kesimpulannya: Jembatan dinyatakan layak untuk operasi normal tanpa perkuatan tambahan. Rekomendasi: Lakukan pemantauan rutin setiap 2 tahun untuk melacak perubahan karakteristik getar dan mendeteksi peringatan dini jika ada tanda degradasi struktur.

Project Overview – Jembatan Underpass Bekambit

PT. Hesa Laras Cemerlang pada tahun 2023 dipercaya untuk melaksanakan pengujian jembatan baru sebelum difungsikan (open traffic) untuk publik.

Jembatan persimpangan underpass bekambit merupakan jembatan yang memiliki bentang sepanjang 30 m, dengan lebar 10 m. Di jembatan tersebut terdapat 6 buah girder komposit, yang mana hal ini merujuk pada standard jembatan gelagar komposit A30 yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga.

Publikasi Jurnal Ilmiah

Berdasarkan hasil pengujian jembatan yang dilaksanakan oleh PT. Hesa Laras
Cemerlang pada tahun 2023, disusunlah sebuah jurnal ilmiah dengan judul:
“Uji Beban Dinamik Dan Analisis Modal Operasional Jembatan Baja Komposit
Underpass Bekambit”

Jurnal ini ditulis oleh tim peneliti yang terdiri:

  • Dr. Ir. Heri Khoeri, MT
    Direktur Utama PT. Hesa Laras Cemerlang
  • Prof. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D
    Rektor dan Dosen, Civil Engineering Program
    Faculty of Engineering and Computer Science, Universitas Bakrie, Jakarta
  • Panji Nugroho, ST
    Engineer, PT. Hesa Laras Cemerlang

Jurnal tersebut diterbitkan oleh Jurnal Ilmiah Dinamika Rekayasa, sebuah media jurnal milik Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman. Anda dapat membaca jurnal yang telah terbit tersebut disini : Link Jurnal

Respons Dinamis Jembatan & Parameter Karakteristik Getar

Respons dinamis jembatan saat beroperasi mengungkap parameter karakteristik getar—frekuensi, redaman, pola getar—yang digunakan untuk menilai kondisi struktur dan menentukan langkah preservasi yang diperlukan.

Tim mengukur frekuensi alami jembatan saat digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik dinamis. Informasi ini penting untuk menilai kondisi jembatan dan menentukan kelaikan fungsinya, selain dari investigasi lain seperti pengamatan visual, non-destructive test, uji beban statik atau lainnya.

Data yang dianalisis adalah data percepatan getar yang direkam dengan accelerometer saat jembatan beroperasi. Jumlah accelerometer yang banyak dan tepat akan membuat analisis lebih detail dan akurat. Analisis ini juga bisa digunakan untuk memantau perubahan karakteristik getar seiring waktu, jika pengujian dilakukan secara berkala. Hal ini bermanfaat untuk menentukan langkah-langkah preservasi yang perlu dilakukan.

Akurasi Analisis Modal & Interval Re-testing

Jumlah accelerometer yang banyak dan tepat membuat analisis lebih kompleks dan akurat. Analisis ini juga digunakan untuk memantau perubahan karakteristik getar seiring waktu, jika pengujian dilakukan secara berkala. Manfaatnya: dapat menentukan langkah-langkah preservasi yang tepat dan merencanakan maintenance lebih efektif.

Uji Beban Dinamik vs. Uji Beban Statik

Dibanding uji beban statik yang memerlukan pengaturan operasional kompleks dan berpotensi mengganggu lalu lintas, uji beban dinamik menawarkan fleksibilitas pelaksanaan yang lebih tinggi.

Aspek Uji Beban Statik Uji Beban Dinamik
Gangguan Lalu Lintas Perlu penutupan jembatan total Jembatan tetap buka, traffic normal
Durasi Pengujian Lebih lama, bisa beberap hari Lebih Cepat, hanya perlu beberapa jam atau cukup 1 hari
Setup Operasional Kompleks, koordinasi banyak stakeholder Sederhana, minimal koordinasi disruption
Akurasi Hasil Tinggi (controlled loading terukur) Tinggi (response struktur operasional aktual)
Kondisi Ideal Jembatan baru atau bisa ditutup Jembatan operasional harus tetap buka
Pilihan Praktis Jika shutdown memungkinkan Jika jembatan harus tetap layani publik

Untuk jembatan yang terus melayani lalu lintas publik—mayoritas kasus infrastruktur di Indonesia—uji beban dinamik adalah pilihan yang lebih realistis. Metode ini menghilangkan kebutuhan penutupan jembatan atau koordinasi kompleks dengan stakeholder operasional, sehingga pengujian dapat dilakukan dengan disrupsi minimal terhadap pelayanan publik.

Batasan Lapangan – Kapan OMA Akurat, Kapan Perlu Perhatian

OMA untuk memantau perubahan karakteristik getar jembatan seiring waktu sangat berguna. Namun kalau mau hasil akurat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan di lapangan praktis.

Pertama, kondisi cuaca dan lingkungan sekitar. OMA paling akurat kalau arus lalu lintas normal dan cuaca stabil—itu kondisi ideal. Tapi kalau hujan atau angin kuat, gangguan dari lingkungan bisa menggeser pembacaan frekuensi, apalagi untuk mode getar tinggi. Jadi pengujian sebaiknya dilakukan dalam kondisi yang mewakili operasional jembatan dalam keadaan normal, jangan saat lalu lintas sepi atau cuaca hujan.

Kedua, jumlah dan lokasi sensor. Semakin banyak accelerometer, semakin akurat hasilnya. Tapi biaya naik juga. Dalam praktik, 6-12 sensor untuk bentang 30 meter sudah cukup untuk menangkap mode getar pertama sampai ketiga. Yang penting, tempatkan sensor di posisi strategis—tengah bentang, seperempat bentang, dan dekat tumpuan. Penempatan yang tepat memastikan semua mode getar terdeteksi dengan baik.

Ketiga, interval pemantauan. Untuk mendeteksi tren degradasi, pengujian tahunan atau dua tahunan sudah memadai dalam kondisi normal. Tapi kalau ada perbaikan struktur atau perubahan signifikan di jembatan, lakukan pengujian ulang segera—jangan tunggu jadwal reguler.

Keempat, hal yang sering terlewatkan: tingkat kepercayaan realistis. Untuk mode getar pertama dan kedua, OMA bisa mencapai tingkat kepercayaan ~95%. Tapi untuk mode ketiga ke atas, realistis sekitar 80-90% saja. Di lapangan selalu ada variabilitas material, kondisi tumpuan, beban hidup yang berubah-ubah—jangan harapkan hasil 100% sesuai teori desain.

Pemantauan Kesehatan Struktur (Structural Health Monitoring) Jangka Panjang

Parameter dinamik dari OMA bukan hanya untuk pengujian awal saja. Data baseline dapat digunakan untuk program pemantauan kesehatan berkelanjutan dan strategi maintenance yang terukur.

Penurunan frekuensi — dari baseline 3,227 Hz menjadi 3,180 Hz (misalnya) mengindikasikan degradasi kekakuan struktur. Kemungkinan penyebabnya: akumulasi fatigue, korosi pada tulangan baja, atau deteriorasi beton. Ini signal untuk pemeriksaan lebih teliti pada area tertentu.

Peningkatan rasio redaman — dari 3,6% menjadi 5%+ mengindikasikan damage struktural, sambungan yang mulai longgar, atau deteriorasi material. Peningkatan penyerapan energi berarti struktur mulai kurang efisien.

Perubahan pola getar (mode shape) — mengindikasikan lokalisasi kerusakan pada area spesifik tertentu. Data ini membantu prioritas maintenance: fokus pada area yang bermasalah atau lakukan pemeriksaan menyeluruh.

Manfaat praktis: Dapat mendeteksi masalah sebelum mencapai kondisi kritis, merencanakan maintenance secara proaktif, memperpanjang umur aset struktur, dan menghindari kegagalan tiba-tiba. Ini adalah pergeseran cara berpikir dari reactive maintenance (perbaiki setelah rusak) menjadi predictive maintenance (perbaiki sebelum mencapai kondisi kritis).

OMA vs. EMA untuk Pemantauan Jangka Panjang

OMA adalah metoda lebih baik untuk pemantauan jangka panjang karena tidak memerlukan gangguan operasi—berbeda dengan EMA yang memerlukan getaran buatan dan harus menghentikan lalu lintas.

OMA mengidentifikasi frekuensi alami, pola getar, dan faktor redaman dari struktur tanpa mengintervensi operasinya. Ini berbeda dengan EMA (Experimental Modal Analysis) yang dilakukan dengan menggetarkan struktur menggunakan sumber getaran buatan.

Aplikasi Parameter Dinamik untuk Keputusan Teknis

Data frekuensi getar, redaman, dan pola getar dari OMA bukan hanya angka di laporan. Data ini menentukan tiga hal penting untuk keputusan teknis jembatan: (1) berapa kapasitas beban yang masih aman untuk operasi, (2) apakah struktur masih utuh atau ada indikasi kerusakan tersembunyi, (3) seberapa cepat degradasi terjadi seiring waktu.

Ketiga informasi ini yang digunakan untuk memutuskan: apakah jembatan boleh beroperasi normal, perlu pemantauan lebih ketat, atau memerlukan perbaikan struktural segera. Tanpa data OMA, keputusan hanya berdasarkan pengamatan visual—risiko pengambilan keputusan yang keliru sangat besar.

Frekuensi sebagai Indikator Kekakuan & Kondisi Struktur

Kekakuan dan keutuhan struktur diidentifikasi melalui frekuensi getar. Perubahan parameter dinamik mengindikasikan hubungan antara kondisi struktural dengan laju kerusakan yang terjadi. Pengujian getar digunakan untuk menilai kondisi berbagai tipe jembatan: beton bertulang, beton prategang, rangka baja dan gelagar komposit.

Aplikasi OMA di Berbagai Tipe Struktur & Infrastruktur

OMA mengidentifikasi frekuensi, pola getar, dan faktor redaman struktur dengan algoritma Stochastic Subspace Identification (SSI), yang berdasarkan pada tiga asumsi: (i) sistem berperilaku dalam rentang linier, (ii) sistem adalah invarian waktu, (iii) eksitasi input adalah realisasi dari proses stokastik dengan perilaku Gaussian white noise dan tidak berkorelasi dengan respons sistem. Algoritma ini dirancang untuk menghindari bias dalam perkiraan parameter.

Teknik Stochastic Subspace Identification (SSI) telah teruji dapat diandalkan untuk identifikasi karakteristik modal dalam berbagai aplikasi, diantaranya: pemantauan online sistem suspensi kendaraan kereta api (Bogie Y25), jembatan jalan raya dan jembatan kereta api, jembatan pejalan kaki, aplikasi industri, infrastruktur sipil, dan identifikasi dinamis bangunan bersejarah dan aplikasi-aplikasi lainnya.

Artikel Terkait & Pembelajaran Lanjutan

Untuk pemahaman lebih mendalam tentang metodologi OMA dan penerapannya, Anda dapat membaca topik-topik terkait berikut:

(1) Structural Health Monitoring Jembatan: Metodologi & Best Practice — Untuk memahami bagaimana data OMA diintegrasikan ke dalam sistem pemantauan jangka panjang, analisis data historis, dan strategi maintenance yang terukur.

(2) Non-Destructive Testing (NDT) untuk Inspeksi Jembatan: Visual Inspection, Ultrasonic Testing, Corrosion Testing — Untuk memahami metode-metode pelengkap yang dikombinasikan dengan OMA guna menilai kesehatan struktur secara menyeluruh—inspeksi visual + NDT + analisis modal = penilaian holistik yang komprehensif.

(3) Analisis Modal Operasional (OMA) – Prinsip Matematika SSI, Algoritma, & Case Studies Lainnya — Untuk mempelajari teori mendalam tentang SSI dan studi kasus real-world dari berbagai jenis struktur.

Ketiga topik tersebut saling melengkapi perspektif tentang penilaian kesehatan jembatan modern yang menyeluruh dan berbasis data.

Anda dapat meneruskan membaca artikel tentang Pengujian Jembatan Baja Komposit | Dynamic Loading Test dan OMA dalam jurnal yang telah kami tuliskan linknya di bagian tengah halaman ini. Terima Kasih

Konsultasi Uji Beban Dinamik & OMA untuk Jembatan Operasional

Organisasi pengelola jembatan perlu memastikan bahwa struktur yang sudah atau akan dioperasikan memiliki perilaku dinamik yang masih sejalan dengan desain awal dan tuntutan lalu lintas terkini. Sebelum keputusan operasional dan anggaran pemeliharaan ditetapkan, tim teknis perlu mengetahui apakah ada indikasi degradasi kekakuan, perubahan rasio redaman, atau pola getar yang tidak lagi konsisten dengan kondisi rencana.

Tim struktur kami mendampingi institusi Anda dalam melaksanakan uji beban dinamik dan analisis modal operasional (OMA) secara menyeluruh, mulai dari perencanaan sampai interpretasi hasil untuk kebutuhan pengambilan keputusan. Ruang lingkup pendampingan mencakup: (1) perencanaan skema pengujian dan penyesuaian terhadap keterbatasan operasional di lapangan, (2) penempatan dan pemasangan accelerometer pada titik-titik strategis, (3) akuisisi data getaran selama operasi normal, (4) pengolahan data dan analisis OMA berbasis algoritma SSI, serta (5) penyusunan rekomendasi teknis yang terukur terkait kelayakan operasi, kebutuhan program monitoring, atau perlunya intervensi struktural.

Hasil pengujian dapat digunakan sebagai baseline parameter dinamik untuk program pemantauan kesehatan jembatan jangka panjang, sehingga organisasi dapat mendeteksi perubahan perilaku struktur sejak dini dan menyusun prioritas pemeliharaan secara lebih terukur dan bertahap.

PT Hesa Laras Cemerlang

Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
Jl. Condet Raya No. 27, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia

📱 Hubungi untuk Diskusi Pengujian Jembatan

Audit Struktur Jembatan Paringin Overpass (POP)

Audit Struktur Jembatan Paringin Overpass (POP)

Logo HESA PT. HESA LARAS CEMERLANG
Bridge Inspection & Infrastructure Forensic Engineering – 2023
Logo Adaro Persada Mandiri
Audit Struktur Jembatan Paringin Overpass (POP)
Nama Pekerjaan Pekerjaan Pengujian Detail Struktur Jembatan Paringin Overpass (POP)
Waktu April 2023
Klien PT Adaro Persada Mandiri
Lokasi Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan
Tujuan Pekerjaan Melakukan penilaian teknis komprehensif terhadap kondisi dan keamanan struktur Jembatan Paringin Overpass (POP) sebagai jalur vital logistik tambang, guna memvalidasi kapasitas sisa dan memastikan kelayakan struktur dalam memikul beban operasional alat berat secara aman dan berkelanjutan.
Ruang Lingkup Pekerjaan
  • Audit Geometrik: Pengukuran Kemiringan struktur.
  • Uji Beton: UPV Test, Core Drill, dan Carbonation Test.
  • Uji Baja: Hardness Brinell dan Ultrasonic Thickness Test.
  • Uji Tanah: CBR Lapangan, DCP Test, dan Hand Bor.
  • Uji Respon Struktur: Dynamic Loading Test (Uji Beban Dinamis).
Catatan Pengalaman HESA
Jembatan Overpass di area pertambangan memiliki karakteristik beban yang ekstrem dibandingkan jembatan konvensional. Melalui rangkaian pengujian terintegrasi pada Jembatan Paringin POP, HESA melakukan identifikasi mendalam terhadap integritas struktur beton dan baja serta daya dukung tanah dasar. Audit ini memberikan data empiris kritis bagi PT Adaro Persada Mandiri untuk menentukan strategi pemeliharaan yang tepat, memitigasi risiko kegagalan struktur di jalur logistik utama, serta memastikan kelancaran rantai pasok operasional tambang dengan standar keamanan tertinggi.

Pekerjaan Audit Struktur Jembatan Paringin Overpass (POP) ini mencakup evaluasi multidisiplin yang menggabungkan parameter material struktur dan kondisi geoteknik untuk menghasilkan kesimpulan kelaikan jembatan yang akurat.

Implikasi & Pertimbangan Teknis

Operasional beban berat secara kontinu pada jalur logistik tambang berpotensi menyebabkan akumulasi kelelahan struktur (fatigue) dan deformasi tanah dasar. Penerapan Dynamic Loading Test pada jembatan ini memungkinkan HESA untuk merekam karakteristik dinamis struktur guna mendeteksi adanya perubahan kekakuan. Selain itu, sinkronisasi data antara mutu material (melalui Core Drill & UPV) dengan daya dukung tanah (CBR & DCP) sangat krusial untuk mengevaluasi apakah struktur jembatan masih mampu mendistribusikan beban secara merata ke fondasi. Tanpa audit berkala yang detail, risiko kegagalan struktur yang mendadak dapat menghambat efisiensi logistik secara masif.

Metodologi Investigasi

Metodologi investigasi menggunakan pendekatan audit teknis menyeluruh. Di lapangan, tim melakukan pemindaian integritas beton dengan UPV untuk mendeteksi retak internal, serta uji kekerasan baja Brinell untuk memvalidasi mutu material baja struktur eksisting. Evaluasi geoteknik dilakukan melalui CBR dan DCP untuk memetakan kekuatan lapisan tanah pendukung oprit dan fondasi jembatan. Seluruh temuan lapangan ini kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak teknik untuk memodelkan perilaku jembatan di bawah beban operasional alat berat tambang.

Dokumentasi Kegiatan Pengujian

Paringin Overpass Bridge Assessment: Audit Geometrik: Pengukuran Kemiringan struktur.

Ultrasonic Thickness Test

CBR Lapangan

Hardness Brinell Test

Uji UPV Beton

Concrete Core Drill

Dynamic Loading Test

DCP Test Tanah

Hand Bor Tanah

Audit Jembatan & Keamanan Infrastruktur Jalur Logistik Tambang

Audit kelaikan struktur pada jembatan overpass tambang adalah langkah preventif strategis untuk menjaga kesinambungan operasional dan keselamatan kerja. Validasi teknis terhadap elemen jembatan memastikan investasi infrastruktur tetap berfungsi optimal di bawah beban ekstrem.

HESA menyediakan solusi audit forensik infrastruktur dengan metodologi yang diakui secara teknis. Hasil evaluasi kami memberikan rekomendasi yang presisi bagi manajemen PT Adaro Persada Mandiri dalam pengelolaan aset jembatan guna mencapai efisiensi logistik jangka panjang.

PT Hesa Laras Cemerlang

Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1, Jl. Condet Raya No. 27, Pasar Rebo, Jakarta Timur

  • Email: kontak@hesa.co.id
  • Telepon: (021) 8404531
  • Hotline: 081291442210 / 08118889409

📱 Konsultasi Audit Jembatan

Uji Beban Statik dan Dinamik Jembatan BSD Barat

Uji Beban Statik dan Dinamik Jembatan BSD Barat

Logo HESA PT. HESA LARAS CEMERLANG
Bridge Loading Test & Structural Health Monitoring Specialist – 2023
Uji Statik & Dinamik Jembatan Ruas Cisauk – Jaha (Kadusirung 1)
Nama Pekerjaan Uji Statik dan Dinamik Jembatan Ruas Jalan Cisauk – Jaha (Kadusirung 1) BSD Barat 2-3
Tanggal Pelaksanaan April 2023
Klien PT Lemtek Konsultan Indonesia
Lokasi Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten
Tujuan Pekerjaan Melakukan validasi kapasitas struktur jembatan melalui uji beban statik (Static Loading Test) untuk mengukur lendutan dan uji beban dinamik (Dynamic Loading Test) untuk menentukan karakteristik dinamik struktur, guna memastikan jembatan aman dan layak dioperasikan sesuai standar beban rencana.
Ruang Lingkup Teknis Instrumentasi LVDT & Strain Gauge, Pemasangan Reflector Sheet, Pembebanan Truk, Static & Dynamic Loading Test.

Pada April 2023, PT Hesa Laras Cemerlang melaksanakan rangkaian uji beban statik dan dinamik (Loading Test) pada Jembatan Ruas Jalan Cisauk – Jaha (Kadusirung 1) di kawasan BSD Barat. Pengujian ini bertujuan untuk melakukan validasi aktual terhadap kapasitas pikul beban struktur jembatan. Melalui pembebanan terukur, tim ahli mengumpulkan data empiris mengenai perilaku struktur guna memastikan bahwa performa jembatan memenuhi kriteria desain dan spesifikasi teknik yang telah ditetapkan sebelum operasional penuh.

Validasi Performa Jembatan Melalui Uji Beban Aktual

Pentingnya Static & Dynamic Loading Test terletak pada kemampuannya untuk memverifikasi model matematis desain dengan perilaku aktual di lapangan. Penggunaan sensor presisi tinggi seperti LVDT (untuk pengukuran lendutan) dan Strain Gauge (untuk pengukuran regangan) memungkinkan tim ahli mendeteksi respon struktur saat menerima beban truk secara bertahap maupun kejutan. Data dinamik yang dihasilkan memberikan parameter frekuensi alami dan rasio redaman yang krusial untuk mengevaluasi stabilitas struktur jembatan terhadap beban lalu lintas harian maupun getaran ekstrem.

Dokumentasi Teknis Pengujian Jembatan

Persiapan Beban Truk Instrumentasi LVDT Static Loading
Analisis Dinamik Reflector Sheet Setup Data Monitoring

Metodologi Pengujian (Static & Dynamic)

Metodologi pengujian mengikuti standar nasional untuk pembebanan jembatan. Static Test dilakukan dengan memarkirkan truk bermuatan penuh pada konfigurasi tertentu untuk mendapatkan lendutan maksimum yang diukur via LVDT dan Reflector Sheet. Strain Gauge dipasang pada elemen baja/beton untuk memantau distribusi tegangan internal. Selanjutnya, Dynamic Test dilaksanakan dengan menjalankan truk melintasi jembatan pada kecepatan tertentu atau melalui balok kejut guna menangkap kurva respon frekuensi. Seluruh data terekam secara digital dan dibandingkan dengan kriteria lendutan ijin (allowable deflection) untuk memberikan kesimpulan kelaikan struktur.

Layanan Uji Beban & Monitoring Kesehatan Jembatan

Audit struktur jembatan merupakan investasi krusial dalam manajemen infrastruktur transportasi. Hal ini dilakukan guna menjamin keamanan publik dan memperpanjang usia pakai aset melalui deteksi dini penyimpangan struktural.

PT Hesa Laras Cemerlang menyediakan keahlian teknis dalam pengujian jembatan bentang panjang maupun jembatan jalan raya dengan dukungan instrumen presisi tinggi dan analisis rekayasa yang mendalam.


PT Hesa Laras Cemerlang

  • Email: kontak@hesa.co.id
  • Telepon: (021) 8404531
  • Hotline: 08118889409 / 081291442210

📱 Konsultasi Uji Beban & Statik-Dinamik Jembatan

Pengecekan Keamanan Struktur Lantai 7 & 11 Gedung Pusat DJKN

Pengecekan Keamanan Struktur Lantai 7 & 11 Gedung Pusat DJKN

Logo HESA PT. HESA LARAS CEMERLANG
Structural Dynamics & Safety Assurance Specialist – 2023
Logo DJKN
Pengecekan Keamanan Struktur Lantai 7 & 11 Gedung Pusat DJKN (Dynamic Loading Tes)
Nama Pekerjaan Pengecekan Gempa pada Struktur Lantai 7 dan 11 Gedung Kantor Pusat DJKN
Waktu / Durasi 6 Maret 2023 (14 Hari Kalender)
Klien Sekretariat Direktorat Jenderal, DJKN – Kementerian Keuangan RI
Lokasi Kantor Pusat DJKN, Jakarta
Tujuan Pekerjaan Melakukan validasi keamanan struktur pasca-gempa untuk memastikan integritas lantai 7 dan 11, serta memberikan kepastian teknis melalui analisis karakteristik dinamik guna memitigasi risiko keselamatan pengguna gedung.
Ruang Lingkup Dynamic Loading Test & Vibration Analysis.

Pada Maret 2023, PT Hesa Laras Cemerlang melaksanakan audit teknis pada Gedung Kantor Pusat DJKN, Jakarta. Proyek ini merupakan respon cepat atas keluhan pengguna gedung terkait anomali getaran yang dirasakan pada lantai 7 dan 11 pasca-terjadinya gempa bumi. Evaluasi dilakukan secara saintifik untuk mengonfirmasi apakah respons struktur masih berada dalam batas toleransi yang diizinkan oleh standar rekayasa gempa Indonesia.

Pentingnya Evaluasi Dinamik pada Bangunan Bertingkat Tinggi

Bangunan tinggi memiliki karakteristik dinamik yang kompleks saat menerima beban lateral seperti gempa. Keluhan pengguna mengenai getaran berlebih sering kali memicu kekhawatiran massal, meski kerusakan visual tidak nampak. Melalui Dynamic Loading Test, tim engineer dapat mengukur frekuensi alami (natural frequency) dan rasio redaman (damping ratio) struktur secara aktual. Data ini sangat krusial untuk mendeteksi apakah terjadi perubahan kekakuan struktur pasca-gempa. Tanpa validasi berbasis data, keputusan mengenai kelayakan huni gedung hanya didasarkan pada asumsi, yang berisiko mengabaikan degradasi struktural tersembunyi atau menyebabkan kepanikan yang tidak perlu bagi civitas di dalamnya.

Dokumentasi Dynamic Loading Test Lapangan

Dynamic Test 1

Vibration Monitoring: Pemasangan sensor akselerometer pada area lantai terdampak.

Dynamic Test 2

Data Acquisition: Pengukuran parameter dinamik struktur secara real-time.

Metodologi Analisis Keamanan Struktur

Investigasi dilakukan menggunakan metode pengujian non-destruktif berbasis getaran. Alat sensor sensitivitas tinggi ditempatkan pada titik-titik strategis di lantai 7 dan 11 untuk menangkap respons struktur terhadap eksitasi lingkungan maupun beban dinamis terkontrol. Data yang terekam kemudian diolah untuk mendapatkan kurva respon frekuensi. Dengan membandingkan frekuensi alami aktual terhadap model desain awal, tim ahli dapat menentukan integritas kekakuan struktur. Hasil akhir dari pekerjaan ini adalah laporan justifikasi teknis (code compliance) yang memberikan kepastian keamanan operasional bagi manajemen DJKN dan Kementerian Keuangan RI.

Layanan Audit Struktur Pasca-Gempa & Analisis Dinamik

Pengecekan keamanan struktur secara berkala maupun insidental (pasca-gempa) adalah langkah preventif mutlak untuk aset negara dan bangunan publik. Hal ini dilakukan guna memastikan keselamatan jiwa pengguna gedung dan menjaga nilai aset tetap terjaga secara optimal.

PT Hesa Laras Cemerlang hadir sebagai mitra terpercaya bagi instansi pemerintah dalam menyediakan analisis rekayasa yang akurat, independen, dan berbasis standar nasional maupun internasional.


PT Hesa Laras Cemerlang

  • Email: kontak@hesa.co.id
  • Telepon: (021) 8404531
  • Hotline: 08118889409 / 081291442210

📱 Konsultasi Keamanan Struktur & Dynamic Test

Static & Dynamic Loading Test Jembatan Trimartani

Static & Dynamic Loading Test Jembatan Trimartani

Logo HESA PT. HESA LARAS CEMERLANG
Bridge Loading Test & Structural Health Monitoring – 2019
JEMBATAN TRIMARTANI
Tanah Bumbu, Kalsel
Static & Dynamic Loading Test 235 Ton
Nama Pekerjaan Inspect & Test Bridge Assessment
Waktu Juli 2019
Lokasi Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan
Tujuan Pekerjaan Memvalidasi kapasitas struktur jembatan terhadap beban kerja (working load) ekstrem.
Metode Uji Static Loading & Dynamic Loading menggunakan Double Trailer seberat 235 Ton.

Pada Juli 2019, PT Hesa Laras Cemerlang melaksanakan pengujian vital pada Jembatan Trimartani, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Sebagai salah satu jembatan hauling terpadat di wilayah tersebut, memastikan jembatan tetap aman dalam menahan beban kendaraan operasional pertambangan yang sangat berat adalah prioritas utama.

Uji pembebanan dilakukan dengan memberikan beban kerja (working load) secara bertahap, perilaku struktur dipantau secara real-time berdasarkan pengukuran lendutan dan getaran yang terjadi pada setiap tahapan. Mengingat tingginya arus lalu lintas hauling di lokasi ini, tim HESA menerapkan sistem akuisisi data yang cepat dan presisi untuk meminimalkan durasi penutupan jalur.

Visualisasi Dokumentasi Kerja

Dalam pengujian ini, sebuah Double Trailer dengan total berat 235 Ton digunakan sebagai beban uji. Video di bawah ini memperlihatkan proses teknis mulai dari persiapan sensor hingga proses akuisisi data pembebanan di lapangan:

Spesialis Uji Pembebanan Jembatan & Dermaga

PT Hesa Laras Cemerlang memiliki keahlian dalam menangani pengujian beban skala besar (Heavy Loading Test) untuk infrastruktur vital. Kami menyediakan jasa Static & Dynamic Load Test untuk memastikan jembatan, dermaga, dan struktur bangunan lainnya memenuhi standar keamanan struktur yang berlaku.

Pastikan aset infrastruktur Anda memiliki sertifikasi layak fungsi yang didasarkan pada data teknis yang akurat.


PT Hesa Laras Cemerlang

Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1, Jl. Condet Raya No. 27, Pasar Rebo, Jakarta Timur

  • Email: kontak@hesa.co.id
  • Telepon: (021) 8404531
  • Hotline: 0811 888 9409 / 0812 9144 2210

📱 Chat WhatsApp Konsultasi Ahli

Pengujian Jembatan Fly Over Tarahan II Lampung

Pengujian Jembatan Fly Over Tarahan II Lampung

Logo HESA PT. HESA LARAS CEMERLANG
Dokumentasi Kegiatan Teknik 2019
Logo PP Urban
Nama Pekerjaan Static Loading Test & Dynamic Vibration Test Fly Over Tarahan II (SPPH 5874)
Klien PT. PP Urban
Lokasi Tarahan, Lampung
Tujuan Pekerjaan Memvalidasi kapasitas struktur jembatan layang terhadap beban rencana serta memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna melalui pengujian lendutan aktual dan frekuensi alami.
Ruang Lingkup Pekerjaan
  • Static Loading Test (Uji Beban Statis secara bertahap).
  • Dynamic Loading & Vibration Test (Uji Getar Alami).
  • Precise Levelling & Instrumentasi Sensor.
Catatan Engineering Pengujian pada Fly Over Tarahan II memberikan insight penting mengenai signifikansi korelasi antara frekuensi alami aktual dan model analisis. Dalam struktur bentang panjang, perilaku getar (dynamic behavior) merupakan indikator sensitif terhadap kekakuan struktur; ketika hasil uji getar linear dengan prediksi teoritis, hal ini mengonfirmasi bahwa distribusi massa dan kekakuan struktur di lapangan telah mendekati kondisi ideal perencanaan.

Pengujian Fly Over Tarahan II di Lampung dilaksanakan sebagai prosedur final untuk memastikan integritas jembatan layang yang baru selesai dibangun. Pengujian ini krusial untuk memverifikasi kemampuan struktur dalam memikul beban kendaraan, gaya angin, pengaruh gempa, dan parameter beban rencana lainnya sesuai standar BMS (Bridge Management System).

Berdasarkan hasil pengamatan kami lendutan yang terjadi saat dibebani secara bertahap sampai dengan beban rencana masih di bawah batas yang diijinkan, artinya struktur aman.

Static and Dynamic Test Fly Over Tarahan

Tahap Persiapan: Instrumentasi alat sensor pada gelagar Fly Over Tarahan II.

Evaluasi Teknis: Lendutan Statis dan Karakteristik Getar

Pada metode Static Loading Test, struktur diberi beban secara inkremental untuk mengamati kurva deformasi elastis dan lendutan vertikal jembatan. Data yang diperoleh melalui pengujian ini digunakan untuk membandingkan kapasitas kekakuan aktual struktur terhadap nilai limitasi lendutan izin (allowable deflection). Sementara itu, melalui Dynamic Vibration Test, diidentifikasi parameter frekuensi alami dan waktu getar alami struktur. Secara keilmuan, kedekatan nilai frekuensi aktual dengan hasil analisis pemodelan struktur memberikan indikasi mengenai tingkat akurasi pemodelan terhadap perilaku fisik jembatan di lapangan.

Dokumentasi Teknis Pengujian

Berikut adalah rangkaian dokumentasi teknis mulai dari tahap Levelling hingga instrumentasi alat uji oleh tim ahli HESA:

Layanan Loading Test  Jembatan

Validasi perilaku struktur melalui pengujian beban statis dan dinamis merupakan standar dalam manajemen kualitas infrastruktur jembatan. HESA menyediakan layanan pengujian komprehensif didukung dengan instrumentasi sensor akselerometer dan LVDT untuk memperoleh data respons struktur yang objektif.
Dapatkan evaluasi teknis yang komprehensif untuk setiap pembangunan infrastruktur strategis Anda.

PT Hesa Laras Cemerlang

Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1, Jl. Condet Raya No. 27, Pasar Rebo, Jakarta Timur

  • Email: kontak@hesa.co.id
  • Telepon: (021) 8404531
  • Hotline: 08118889409 / 081291442210

📱 Konsultasi Jasa Loading Test Jembatan

Pengujian Jembatan Paringin Overpass

Pengujian Jembatan Paringin Overpass

PT Hesa Laras Cemerlang PT. Hesa Laras Cemerlang
Dokumentasi Kegiatan Tahun 2018
Nama Pekerjaan Assessment Struktur Jembatan Overpass Paringin
Waktu 13 September 2018
Klien PT. Adaro Bumi Persada
Lokasi Jalan Ahmad Yani, Paringin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan
Tujuan Pekerjaan Kontrol Kesehatan Struktur Jembatan
Ruang Lingkup Pekerjaan
  1. Dynamic Loading Test
  2. Hammer Test
  3. Ultrasonic Pulse Velocity Test
  4. UTG
  5. Flaw Detector
  6. Bridge Analysis
Catatan Pengalaman HESA Jembatan overpass di wilayah pertambangan rentan kelelahan material akibat beban berat berulang; kombinasi dynamic loading test dan NDT non-destruktif memberikan gambaran komprehensif kapasitas struktural saat ini tanpa mengganggu operasional.

Pengujian struktur jembatan overpass di Jalan Ahmad Yani, Paringin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan dilakukan untuk kontrol kesehatan struktur. Assessment ini dikerjakan pada 13 September 2018 untuk klien PT. Adaro Bumi Persada.
Assessment Jembatan Overpass Paringin

Assessment Paringin Overpass

Jembatan overpass di koridor pertambangan mengalami beban dinamis ekstrem dari kendaraan berat; pola kelelahan material dan deformasi akumulatif sering muncul setelah 5-7 tahun tanpa maintenance terstruktur. Assessment komprehensif menjadi dasar keputusan owner terkait penguatan, penggantian elemen kritis, atau pembatasan beban sementara.

Metode pengujian menggunakan kombinasi dynamic loading test, hammer test, ultrasonic pulse velocity test, UTG, flaw detector, dan bridge analysis. Pendekatan multi-metode ini bagian dari proses evaluasi struktur komprehensif untuk dasar pengambilan keputusan teknis terkait kapasitas jembatan saat ini.

Hasil pengujian mendukung evaluasi kondisi struktural dan perencanaan mitigasi risiko operasional jembatan yang tepat waktu.

Layanan assessment struktur HESA telah menangani berbagai proyek infrastruktur pertambangan di Kalimantan. Sebagai konsultan struktur, PT Hesa Laras Cemerlang prioritaskan verifikasi lapangan actionable untuk pengambilan keputusan owner infrastruktur kritis.

Assessment Kapasitas Jembatan Overpass Pertambangan

Jembatan overpass di koridor pertambangan mengalami beban dinamis ekstrem dari dump truck dan heavy equipment; assessment berkala krusial untuk deteksi dini kelelahan material, deformasi, atau penurunan kapasitas akibat pola beban tidak normal.

Sebagai konsultan struktur, HESA lakukan evaluasi komprehensif menggunakan dynamic loading test dan NDT, analisis bridge capacity, serta rekomendasi mitigasi risiko sesuai standar infrastruktur pertambangan.

Hasil assessment memberikan kejelasan teknis untuk keputusan kritis: status load rating jembatan saat ini, kebutuhan penguatan struktural, pembatasan beban operasional, atau strategi perawatan preventif.

PT Hesa Laras Cemerlang

Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1, Jl. Condet Raya No. 27, Pasar Rebo, Jakarta Timur


📱 Konsultasi Assessment Jembatan Pertambangan

NDT dan LOADING TEST Jembatan II Barelang

NDT dan LOADING TEST Jembatan II Barelang

PT Hesa Laras Cemerlang PT. Hesa Laras Cemerlang
Dokumentasi Kegiatan Tahun 2017
Kementerian PUPR
Nama Pekerjaan NDT dan Loading Test Jembatan II Barelang
Waktu 2017
Klien Kementerian PU – PT. Anugrah – Lab Teknik Sipil UMJ
Lokasi Batam, Kepulauan Riau
Tujuan Pekerjaan Evaluasi Performa dan Kapasitas Jembatan
Ruang Lingkup Pekerjaan
  1. Non Destructive Testing (NDT)
  2. Static & Dynamic Loading Test
Catatan Pengalaman HESA Setelah beroperasi dalam jangka waktu panjang, kapasitas aktual Jembatan II Barelang perlu dipastikan kembali melalui pengujian langsung di lapangan. Data hasil NDT dan uji beban digunakan untuk menilai respons struktur eksisting sebagai dasar penentuan kebutuhan pemeliharaan atau penguatan.

Pengujian NDT dan Loading Test Jembatan II Barelang dilakukan untuk mengevaluasi performa dan kelayakan teknis struktur jembatan strategis. Proyek kolaborasi Kementerian PU, PT. Anugrah, dan Laboratorium Teknik Sipil UMJ dilaksanakan tahun 2017 di Batam.

NDT Loading Test Jembatan II Barelang

NDT dan LOADING TEST Jembatan II Barelang

Jembatan penghubung di Batam beroperasi dalam lingkungan maritim dan melayani beban lalu lintas yang signifikan. Dalam kondisi tersebut, validasi berkala terhadap kapasitas struktur diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara kapasitas aktual dan tuntutan operasional. Pengujian pembebanan digunakan sebagai salah satu metode evaluasi untuk mendukung pengambilan keputusan teknis pengelolaan jembatan.

Metode pengujian menggabungkan Non Destructive Testing (NDT) dengan static dan dynamic loading test untuk evaluasi performa struktural aktual. Pendekatan komprehensif ini bagian dari proses validasi kapasitas jembatan untuk dasar pengambilan keputusan teknis.

Hasil pengujian NDT dan loading test mendukung evaluasi kondisi struktural dan perencanaan maintenance strategis jembatan.

Layanan assessment struktur HESA telah menangani berbagai proyek infrastruktur strategis kepulauan. Sebagai konsultan struktur, PT Hesa Laras Cemerlang prioritaskan validasi empiris yang actionable untuk pengambilan keputusan pengelola jembatan.

NDT Loading Test Jembatan II Barelang Banner

Evaluasi Struktur Jembatan Penghubung Strategis di Zona Maritim

Struktur jembatan penghubung strategis di zona maritim memerlukan validasi berkala untuk deteksi korosi, fatigue cracking, atau penurunan load rating akibat beban operasional bertahun-tahun.

Sebagai konsultan struktur, HESA lakukan evaluasi komprehensif NDT+loading test, analisis kapasitas aktual, dan rekomendasi maintenance sesuai standar infrastruktur strategis.

Hasil pengujian memberikan kejelasan teknis untuk keputusan: status load rating saat ini, kebutuhan penguatan, maintenance periodik, atau pembatasan beban sementara.

PT Hesa Laras Cemerlang

Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
Jl. Condet Raya No. 27, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia

  • ✉️ Email: kontak@hesa.co.id
  • ☎️ Telepon: (021) 8404531
  • 📱 Hotline: 081291442210 / 08118889409

📱 Konsultasi NDT Loading Test Jembatan

Tinggalkan Pesan