Pengujian Welding Pada Bahan Carbon Steel

Pengujian Welding Pada Bahan Carbon Steel

Konteks Keputusan: Kapan Pengujian Welding Diperlukan

Sambungan las pada struktur baja adalah titik kritis yang menentukan kapasitas elemen dan keselamatan keseluruhan. Korosi, cacat internal (porosity, crack, incomplete fusion), atau degradasi metallurgis dapat mengurangi kekuatan sambungan secara signifikan. Pertanyaan mendasar: apakah sambungan las memenuhi standar kualitas dan aman untuk beban operasional, atau sudah ada cacat yang mengancam integritas struktur?

Pengujian welding menggunakan metode ultrasonic (Ultrasonic Testing)adalah cara non-destructive untuk mendeteksi dan mengukur cacat internal pada sambungan las tanpa merusak struktur.

Alat yang digunakan dalam pengujian welding ini adalah Ultrasonic Flaw Detector NOVOTEST UD2301 (Mini) dengan metode flaw detector menggunakan Probe 60⁰ pada frekuensi 2 Mhz.

PENGUJIAN WELDING PADA BAHAN CARBON STEEL

Risiko jika pengujian tidak dilakukan atau diabaikan: cacat tersembunyi tidak terdeteksi → struktur mengalami kegagalan pada beban operasional atau ekstrem → ancaman keselamatan jiwa dan kerugian aset signifikan.

Pengujian ini memberikan data akurat tentang lokasi, ukuran, dan kedalaman cacat, sehingga Anda dapat membuat keputusan: apakah sambungan layak operasi, memerlukan grinding dan re-welding, atau harus ditolak sepenuhnya.

Metode Pengujian Welding

Perkiraan posisi indikasi pada welding dapat diperoleh dengan mencari pantulan dari gelombang ultrasonik dari probe yang terjadi diantara leg, kemudian probe digeserkan kearah sumbu y untuk menentukan panjang dari indikasi tersebut.

Pantulan gelombang ultrasonik diantara leg tersebut dapat terlihat pada layar instrumen Ultrasonik Testing dimana juga menampilkan nilai Sound Path (Sp) yang digunakan untuk mencari kedalaman dari indikasi.

Untuk menentukan kedalaman dari indikasi, dibutuhkan beberapa data diantaranya tebal benda uji, nilai Sound Path maksimal pada 1 leg, nilai Sound Path indikasi (Sp) dan juga probe sudut yang digunakan.

Untuk menghitung panjang nilai Sound Path Maksimal pada 1 Leg dengan probe sudut 60⁰ dan kedalaman tertentu digunakan perumusan:

Leg =sin30° x thickness

Pengujian kali ini dilakukan diantara Leg 1 dan Leg 2 dikarenakan jarak Leg 1 terlalu dekat welding. Sehingga pengukuran yang digunakan untuk pengecekan kedalaman dihitung menggunakan rumus:

d=(Leg-(Sp-Leg)) x Sin (30°)

Sumber: Yusuf Akbar & M. Fakhri Mulhadi, Laporan Ultrasonic Testing HESA, Jomin Barat, Karawang, April, 2018

Batasan dan Akurasi Pengujian Ultrasonic pada Welding

Pengujian ultrasonic pada sambungan las efektif untuk mendeteksi cacat volumetrik (porosity, inclusion, crack) tetapi memiliki keterbatasan pada cacat planar (lack of fusion di permukaan, cold lap) yang mungkin tidak selalu terdeteksi dengan jelas tergantung orientasi probe dan geometri cacat.

Akurasi pengukuran dipengaruhi oleh kondisi permukaan las (roughness, coating), kualitas coupling antara probe dan material, serta pengalaman operator dalam interpretasi sinyal. Margin error tipikal adalah ±10% dari kedalaman terukur, tergantung kondisi material dan setup pengujian. Untuk cacat kritis atau aplikasi struktural sangat sensitif, hasil ultrasonic sebaiknya diverifikasi dengan metode tambahan (visual inspection detail, magnetic particle inspection, atau sample cutting untuk metallurgical analysis).

Standar referensi untuk interpretasi hasil ultrasonic pada sambungan las: API 1104 (pipeline welding), AWS D1.1 (structural steel welding), atau ISO 11760 (ultrasonic testing of welds). Setiap standar menetapkan acceptance criteria berbeda berdasarkan aplikasi dan tingkat risiko, sehingga interpretasi cacat harus sesuai standar yang berlaku untuk proyek spesifik Anda.

Kapan Hasil Pengujian Memerlukan Tindakan Lanjutan

Jika indikasi cacat ditemukan, keputusan tindakan lanjutan bergantung pada ukuran, lokasi, dan standar acceptance. Cacat kecil (porosity terisolasi) di zona non-kritis (jauh dari garis beban utama) mungkin dapat diterima asalkan tidak melebihi batas standar. Cacat besar atau linear (crack indication) mendekati atau melampaui batas standar memerlukan tindakan: grinding dan re-welding, atau penolakan sambungan.

Dokumentasi hasil pengujian sangat penting: setiap indikasi harus dicatat dengan detail (lokasi dalam koordinat, ukuran perkiraan, depth, dan assessment sesuai standar). Catatan ini menjadi bukti kontrol kualitas dan dasar keputusan penerimaan atau penolakan sambungan. Jika pengujian mengungkapkan potensi masalah sistemik (banyak cacat di multiple sambungan), ini menunjukkan mungkin ada issue dengan teknik welding atau kontrol proses produksi yang perlu diinvestigasi dan diperbaiki sebelum melanjutkan pekerjaan.

Aplikasi Pengujian Welding pada Struktur Baja Existing

Untuk struktur baja yang sudah berdiri (gedung bertingkat, jembatan, dermaga, atau pabrik), pengujian welding sering dilakukan saat: penilaian kondisi struktur sebelum perkuatan, inspeksi periodik struktur kritis, investigasi setelah kerusakan terlihat (korosi parah, retak visual), atau verifikasi kualitas sambungan setelah repair welding.

Pada aplikasi ini, pengujian memberikan baseline data tentang integritas sambungan asli dan membantu Anda tentukan apakah sambungan masih aman untuk operasi berkelanjutan, memerlukan reinforcement lokal, atau sudah mencapai kondisi yang memerlukan penggantian elemen. Keputusan ini sangat mempengaruhi strategi perbaikan, estimasi biaya, dan perencanaan maintenance jangka panjang.

Penulis : Dr, Ir. Heri Khoeri, MT.

Evaluasi Integritas Sambungan Las pada Struktur Baja Existing

Pada struktur baja yang sudah berusia puluhan tahun—gedung bertingkat, jembatan, dermaga, atau pabrik—integritas sambungan las menentukan kapasitas dan keselamatan elemen struktural. Cacat internal yang tidak terdeteksi dapat terakumulasi dengan korosi, kelelahan material, atau beban dinamis, sehingga akhirnya menyebabkan kegagalan sambungan. Pertanyaan mendasar: apakah sambungan las pada struktur Anda masih memenuhi standar kualitas dan aman untuk operasi berkelanjutan, atau sudah ada indikasi cacat yang memerlukan tindakan perbaikan?

PT Hesa Laras Cemerlang menyediakan pengujian ultrasonic welding menggunakan peralatan presisi tinggi (Ultrasonic Flaw Detector NOVOTEST series) dan metodologi terstruktur sesuai standar industri (API 1104, AWS D1.1, ISO 11760). Pengujian dilakukan dengan interpretasi akurat tentang lokasi, ukuran, dan kedalaman cacat pada sambungan las, diikuti rekomendasi jelas berdasarkan standar acceptance yang relevan.

Hasil pengujian diarahkan untuk memberikan satu jawaban yang Anda butuhkan: apakah sambungan sambungan las masih dalam kondisi aman untuk operasi berkelanjutan, memerlukan grinding dan re-welding pada lokasi tertentu, atau harus diganti sepenuhnya. Data ini menjadi dasar keputusan perbaikan struktur yang terukur dan efisien biaya.

PT Hesa Laras Cemerlang

Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
Jl. Condet Raya No. 27, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia

  • ✉️ Email: kontak@hesa.co.id
  • ☎️ Telepon: (021) 8404531
  • 📱 Hotline: 081291442210 / 08118889409

📱 Konsultasi Pengujian Welding & Integritas Sambungan

Ultrasonic Testing – Pengujian Ultrasonik

Ultrasonic Testing – Pengujian Ultrasonik

Ultrasonic Testing untuk Integritas Pipeline, Struktur Baja, dan Equipment Industri

Ultrasonic-Thickness-Tanki-UPVT-FOR-Testing-n-Analysis-Page
Testing & Analysis

Jangan menunggu sampai terjadi kebocoran atau kerusakan serius sebelum mulai mengecek kondisi aset. Dari pekerjaan yang kami tangani, masalah besar sering berawal dari indikasi kecil yang luput diperhatikan—terutama pada pipeline, struktur baja, dan equipment yang sudah lama beroperasi.

Untuk fasilitas dengan aset kritis, Ultrasonic Testing (UT) sering menjadi cara praktis untuk mendapatkan gambaran kondisi internal tanpa harus langsung menghentikan operasi. Metode ini bersifat non-invasive dan dalam banyak kasus bisa dilakukan saat fasilitas tetap berjalan, sehingga membantu pengambilan keputusan maintenance dengan data tambahan yang lebih objektif.

Ultrasonic Thickness Gauge Unilever Indonesia
Ultrasonic Thickness Gauge Unilever Indonesia

Kami menangani pekerjaan UT untuk berbagai sektor industri di Indonesia selama bertahun-tahun. Dari situ kami cukup familiar dengan pola masalah yang sering muncul di lapangan, sekaligus memahami keterbatasan metode ini dalam kondisi tertentu.


Kapan UT Perlu Dipertimbangkan?

UT biasanya mulai relevan ketika aset Anda berada pada kondisi berikut:

  • Pipeline atau sistem perpipaan berusia di atas 15 tahun
    Korosi internal sering berkembang tanpa tanda visual yang jelas.
  • Lingkungan dengan potensi korosi tinggi
    Area coastal, buried, atau kondisi lembap mempercepat degradasi material.
  • Struktur baja dengan kualitas weld yang tidak terdokumentasi jelas
    Area HAZ sering membutuhkan verifikasi tambahan.
  • Equipment atau vessel dengan riwayat operasi terbatas
    Baseline data membantu mengurangi asumsi.
  • Indikasi visual awal
    Kebocoran kecil, karat, atau deformasi ringan.
  • Rencana modifikasi atau peningkatan kapasitas
    UT membantu memberikan gambaran awal sebelum perubahan dilakukan.
  • Kebutuhan dokumentasi compliance
    Beberapa standar mensyaratkan data teknis.

Jika salah satu kondisi di atas relevan, biasanya lebih aman untuk berdiskusi lebih awal. Dalam beberapa kasus, assessment bisa ditunda—dan itu juga akan kami sampaikan apa adanya.

Apa Risiko Jika Kondisi Aset Tidak Diketahui?

Gangguan Operasi

Kegagalan pipeline atau equipment dapat menyebabkan gangguan operasi yang tidak direncanakan.

Keselamatan dan Tanggung Jawab

Dokumentasi inspeksi tidak menjamin bebas insiden, tetapi menunjukkan bahwa upaya pengelolaan risiko sudah dilakukan.

Kepatuhan Regulasi

Ketiadaan data teknis sering memperpanjang proses audit atau klaim.

Nilai Aset

Dokumentasi kondisi struktur sering menjadi bahan pertimbangan dalam transaksi atau refinancing.

UT dan Metode Lain

UT bukan satu-satunya metode, dan tidak selalu menjadi pilihan terbaik.

  • UT: screening internal dengan gangguan operasi minimal.
  • Radiography: detail lebih tinggi, tetapi lebih kompleks.
  • Visual inspection: cepat, tetapi terbatas.
  • Pigging: komprehensif, namun tidak selalu feasible.

Dalam praktik, UT sering digunakan sebagai langkah awal sebelum metode lain dipertimbangkan.

Keterbatasan UT yang Perlu Dipahami

  • Tidak efektif untuk cacat sejajar permukaan.
  • Resolusi dipengaruhi jenis material.
  • Interpretasi bergantung pengalaman inspektur.
  • Kondisi permukaan dan akses mempengaruhi hasil.

UT sebaiknya diposisikan sebagai alat bantu pengambilan keputusan, bukan penentu tunggal.

Gambaran Singkat Cara Kerja UT

Ultrasonic Principles

UT menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi yang dipantulkan dari dalam material. Pola pantulan memberikan indikasi perubahan kondisi, yang kemudian diinterpretasikan secara teknis dengan batasan tertentu.

Pendekatan Kerja Hesa

Kami beroperasi sebagai engineering consultant skala menengah. Pendekatan kami cenderung berhati-hati dan fokus pada relevansi pekerjaan terhadap kebutuhan klien.

  • Inspektur bersertifikasi sesuai lingkup pekerjaan
  • Review internal sebelum laporan diserahkan
  • Diskusi terbuka soal keterbatasan data

Kami tidak menjanjikan bebas risiko, tetapi membantu klien memahami kondisi aset secara lebih realistis.

Apa yang Biasanya Diterima Klien

  • Ringkasan temuan utama
  • Data teknis dan lokasi indikasi
  • Referensi standar yang digunakan
  • Catatan interpretasi dan batasan

Estimasi Waktu dan Dampak Operasi

Durasi pekerjaan tergantung lingkup dan akses. UT umumnya tidak memerlukan modifikasi struktur, tetapi tetap membutuhkan koordinasi dengan tim operasi.


Pertanyaan yang Sering Muncul

Apakah UT menjamin struktur aman?

Tidak. UT membantu memberikan gambaran kondisi berdasarkan data yang tersedia pada saat inspeksi. Hasilnya menjadi dasar pertimbangan, bukan jaminan absolut.

Apakah semua aset perlu UT?

Tidak selalu. Ada kondisi di mana UT tidak relevan atau bisa ditunda. Itu biasanya kami diskusikan di awal.

Apakah UT selalu bisa dilakukan tanpa shutdown?

Sering kali bisa, tapi tidak selalu. Akses, kondisi operasi, dan aspek keselamatan tetap menjadi pertimbangan.

Seberapa detail hasil UT?

Detail tergantung material, kondisi lapangan, dan teknik yang digunakan. Ada keterbatasan yang perlu dipahami sejak awal.

Apakah hasil UT bisa dipakai untuk audit atau regulasi?

Bisa digunakan sebagai bagian dari dokumentasi teknis, selama sesuai dengan kebutuhan standar atau regulator terkait.


Langkah Selanjutnya

Jika Anda ingin mendiskusikan apakah UT relevan untuk aset tertentu, kami terbuka untuk diskusi awal. Biasanya pembicaraan dimulai dari konteks aset, kondisi operasi, dan tujuan inspeksi—bukan langsung soal metode.

Kontak kami:

PT Hesa Laras Cemerlang

Komplek Rukan Mutiara Faza RB 1
Jl. Condet Raya No. 27,  Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indonesia
Email: kontak@hesa.co.id
Telp: (021) 8404531
Whatsapp Bussines : 081291442210 atau 08118889409 or click this Link : Whatsapp

Atau tinggalkan pesan dibawah ini:

Tinggalkan Pesan