![]() |
PT. HESA LARAS CEMERLANG Structural Health Monitoring & Forensic Engineering – 2024 |
|
|---|---|---|
| Uji Beban Jembatan RSCM Jakarta: Static & Dynamic Loading Test | ||
| Nama Pekerjaan | Test Jembatan Static dan Dynamic Loading test Jembatan RSCM | |
| Waktu Pelaksanaan | Maret 2024 | |
| Klien/Lokasi | CV Putra Perdana / Jembatan RSCM | |
| Tujuan Pekerjaan | Melakukan validasi absolut terhadap perilaku struktur jembatan saat menerima beban rencana guna menjamin keamanan operasional kendaraan logistik medis dan ambulans. Fokus utama adalah mengevaluasi lendutan (deflection), tegangan material, serta frekuensi alami jembatan sebagai parameter kelayakan fungsi dan keselamatan publik di lingkungan medis tersibuk di Jakarta. | |
| Ruang Lingkup Pekerjaan |
|
|
| Catatan Engineering Hesa |
Pada infrastruktur jembatan akses rumah sakit, toleransi terhadap instabilitas struktur adalah nol. HESA menerapkan protokol loading test yang mengorelasikan data lendutan aktual terhadap batasan teoritis berdasarkan SNI Jembatan. Uji dinamis menjadi kunci untuk mendeteksi anomali pada kekakuan struktur yang tidak terlihat secara visual. Hasil pengujian ini memberikan kepastian teknis bagi pengelola fasilitas RSCM bahwa jembatan memiliki cadangan kapasitas yang aman untuk beban logistik medis yang bersifat repetitif.
|
|
Uji Beban Jembatan RSCM: Validasi Absolut Keamanan Jalur Vital Medis
Jembatan di lingkungan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) bukan sekadar infrastruktur penghubung, melainkan jalur nadi bagi operasional ambulans dan kendaraan logistik medis. Pada Maret 2024, PT Hesa Laras Cemerlang melaksanakan Static & Dynamic Loading Test untuk mengevaluasi integritas struktur jembatan tersebut. Mengingat tingginya frekuensi kendaraan beban berat yang melintas, verifikasi kapasitas aktual menjadi mandat wajib untuk memastikan bahwa performa struktur tetap berada dalam koridor desain yang aman.
Analisis Respon Struktural: Lendutan & Dinamika Frekuensi
Esensi dari loading test ini terletak pada kemampuan instrumen dalam menangkap perilaku struktur di bawah beban ekstrim. HESA menempatkan sejumlah unit kendaraan berat pada titik momen maksimum untuk memicu respon lendutan aktual. Dengan menggunakan sensor presisi tinggi, data deformasi elastis dipantau untuk memastikan struktur kembali ke posisi semula (recovery) setelah beban dilepaskan. Analisis frekuensi alami jembatan melalui uji dinamis memberikan gambaran komprehensif mengenai tingkat kekakuan (stiffness) struktur yang krusial untuk mencegah resonansi akibat beban bergerak.
Fase Strategis: Skenario Pengujian & Fungsi Output
HESA menjalankan metodologi pengujian yang dirancang secara sistematis untuk menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan:
Fase 1: Static Loading Preparation
Instalasi sensor dan penempatan beban truk uji pada konfigurasi bentang terjauh untuk mendapatkan lendutan maksimum.
Fungsi Output: Validasi nilai deflection terhadap batas izin aman guna memastikan struktur tidak mengalami deformasi permanen.
Fase 2: Dynamic Behavior Analysis
Pengujian dengan skenario kendaraan melintasi jembatan pada kecepatan tertentu untuk menangkap parameter dinamik struktur.
Fungsi Output: Mengetahui frekuensi alami dan rasio redaman jembatan untuk mengevaluasi kekakuan struktur terhadap getaran operasional.
Fase 3: Safety Certification
Ekstraksi data lapangan ke dalam laporan teknis komprehensif yang memuat rekomendasi kelayakan jembatan.
Fungsi Output: Memberikan justifikasi teknis dan jaminan keamanan bagi RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo dalam pemanfaatan jembatan secara jangka panjang.
Metodologi Rekayasa & Instrumentasi Presisi
Investigasi HESA berfokus pada akurasi data primer guna menghilangkan keraguan terhadap kapasitas struktur eksisting:
- Sistem Monitoring Digital: Penggunaan Dial Indicator digital dan LVDT yang terhubung ke Data Acquisition System memastikan setiap pergerakan sekecil milimeter dapat terekam tanpa kesalahan manusia (human error).
- Uji Getaran (Dynamic Response): Penggunaan sensor accelerometer untuk memetakan perilaku jembatan saat menerima beban kejut. Skenario ini menyimulasikan kendaraan ambulans yang melintas dalam kecepatan tinggi guna memastikan stabilitas struktur tetap terjaga.
- Korelasi Data Teoritis: Seluruh hasil lendutan aktual dibandingkan dengan pemodelan elemen hingga (Finite Element Analysis) untuk melihat sejauh mana penyimpangan struktur aktual terhadap kondisi desain awal.
Dokumentasi Investigasi & Pengujian Lapangan
Penempatan Beban Truk untuk Uji Lendutan Statis
|
Instalasi Instrumentasi Sensor untuk Monitoring Real-Time
|
Skenario Beban Bergerak pada Uji Dinamis Jembatan
|
Pengamatan Visual & Pencatatan Deformasi Struktural
|
Konsultan Spesialis Loading Test & Audit Struktur Jembatan
PT Hesa Laras Cemerlang menyediakan kepastian teknis melalui metode pengujian beban (Loading Test) yang presisi sesuai standar nasional dan internasional. Kami berkomitmen menjaga keamanan infrastruktur publik dengan memberikan diagnosis struktural yang akurat dan berbasis data riil.
PT Hesa Laras Cemerlang
- Email: kontak@hesa.co.id
- Hotline: 08118889409 / 081291442210
